-->

Notification

×

Iklan

Sinergi Mahasiswa KPPM dan SDN Cileunca Gandeng DLH Purwakarta untuk Program Adiwiyata

16 Jul 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T11:37:10Z


Aspirasi Jabar || PURWAKARTA– Bergerak nyata sebagai agen perubahan, mahasiswa Kuliah Pengabdian pada Masyarakat (KPPM) Kelompok 8 Desa Cileunca dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wikara mengambil langkah konkret dalam pelestarian lingkungan sektor pendidikan. Bersinergi secara aktif dengan pihak sekolah, mereka sukses menggerakkan segenap civitas akademika SDN Cileunca untuk bersiap menuju Sekolah Adiwiyata melalui program pendampingan khusus yang didukung penuh oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta pada Kamis (16/7). 


Langkah strategis ini digagas bukan sekadar program kerja musiman, melainkan sebuah ikhtiar berkelanjutan untuk menyuntikkan kesadaran ekologis dan budaya hijau langsung ke jantung lembaga pendidikan dasar.

Kegiatan yang berlangsung semarak di lingkungan sekolah tersebut dihadiri langsung oleh Koordinator Desa (Koordes) KPPM Kelompok 8 STIE Wikara, Kepala Sekolah SDN Cileunca beserta jajaran staf guru, seluruh mahasiswa KPPM Kelompok 8, serta Kepala Bidang Penaatan DLH Kabupaten Purwakarta yang secara khusus turun langsung bersama 4 orang tim ahli lingkungan. Sinergi ini dirancang secara apik untuk mengawinkan energi akademis serta kreativitas lapangan dari mahasiswa STIE Wikara dengan regulasi, fasilitas, dan kebijakan teknis dari pemerintah daerah. Kehadiran seluruh elemen ini mempertegas komitmen kolektif demi menciptakan ekosistem sekolah yang asri, bersih, dan ramah lingkungan.


Dalam sambutannya yang sarat akan pesan pembakar semangat, Koordes KPPM Kelompok 8 STIE Wikara Desa Cileunca, OmAyaq, menyampaikan rasa bangga dan antusiasmenya atas respons cepat dari seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi lintas sektor ini.

"Kami, mahasiswa KPPM Kelompok 8 STIE Wikara Desa Cileunca, merasa terhormat bisa menjadi pemantik sekaligus bagian dari agen perubahan di SDN Cileunca. Program Adiwiyata ini bukan sekadar ajang formalitas demi mengejar trofi atau penghargaan semata. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk mengikis kebiasaan buruk terhadap lingkungan dan membentuk karakter hidup bersih serta hijau yang akan tertanam kuat pada benak anak-anak ini hingga mereka dewasa nanti," ujar OmAyaq menyemangati.


Apresiasi mendalam dan rasa haru juga datang dari pihak sekolah yang merasa mendapat dukungan moral dan teknis yang luar biasa. Kepala Sekolah SDN Cileunca mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan intensif yang dipelopori oleh para mahasiswa dan instansi terkait. 

"Kehadiran rekan-rekan mahasiswa KPPM Kelompok 8 STIE Wikara dan jajaran DLH Purwakarta hari ini memberikan suntikan energi dan harapan baru bagi kami. Dengan adanya pembinaan langsung, terarah, dan komprehensif seperti ini, kami semua di sini merasa semakin optimis serta siap membenahi total tata kelola lingkungan sekolah. Kami ingin SDN Cileunca tidak hanya menjadi tempat belajar yang nyaman secara fisik, tetapi juga bertransformasi menjadi laboratorium alam yang edukatif bagi para siswa," ungkap Ibu Kepala Sekolah dengan penuh optimisme.


Sementara itu, Kepala Bidang Penaatan DLH Kabupaten Purwakarta memberikan pemaparan materi sekaligus menegaskan bahwa program Adiwiyata merupakan instrumen penting dan vital dalam mencetak generasi masa depan yang melek terhadap isu-isu lingkungan global.

"DLH Purwakarta berkomitmen penuh mendampingi sekolah-sekolah yang memiliki nyali dan semangat untuk bertransformasi. Hari ini, bersama 4 orang tim ahli dari DLH, kami memberikan pembinaan teknis secara menyeluruh mulai dari sistem pengelolaan sampah mandiri, program penghijauan area kritis, hingga integrasi kurikulum sekolah berbasis lingkungan. Kami melihat ada potensi dan modal sosial yang besar di SDN Cileunca untuk menjadi pelopor Sekolah Adiwiyata di wilayah ini, terlebih dengan adanya dorongan kepedulian yang luar biasa dari rekan-rekan mahasiswa STIE Wikara," tegas Kabid Penaatan DLH.


Setelah sesi pembukaan dan sambutan resmi, agenda pembinaan langsung dilanjutkan ke tahap aksi lapangan yang melibatkan kolaborasi aktif dari seluruh peserta. Tim ahli DLH bersama mahasiswa KPPM dan staf guru bahu-membahu melakukan pemetaan area hijau potensial di sudut-sudut sekolah, menggelar workshop singkat mengenai tata cara pemilahan sampah organik dan anorganik, serta membuka ruang diskusi interaktif guna merumuskan program kerja jangka pendek sekolah. Melalui kolaborasi apik dan kerja sama yang solid ini, seluruh elemen di SDN Cileunca kini siap melangkah mantap, bergotong-royong mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, berwawasan lingkungan, dan siap menyandang predikat Adiwiyata.

Editor : Redaksi

×
Berita Terbaru Update