Aspirasi Jabar || PURWAKARTA, 20 JULI 2026 – Dalam upaya membangun ketahanan desa yang tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim global, Kelompok 8 Kuliah Pengabdian Pada Masyarakat (KPPM) STIE Wikara menginisiasi kegiatan *Sosialisasi Kampung Iklim (ProKlim)*. Berlokasi di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, agenda strategis ini sukses digelar pada Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini berfokus pada edukasi serta pembekalan langkah konkret adaptasi dan mitigasi iklim di tingkat lokal. Lebih dari 60 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus kelompok tani, dan warga Desa Cileunca hadir memadati lokasi acara dengan antusiasme tinggi untuk mendukung terwujudnya lingkungan desa yang berkelanjutan.
Sinergi Akademisi dan Pemerintah Mewujudkan Desa Ramah Iklim
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Desa Kelompok 8 KPPM STIE Wikara yang menegaskan pentingnya kesadaran iklim berbasis masyarakat.
"Kami berharap sosialisasi ini menjadi pemantik awal bagi warga Desa Cileunca untuk bersama-sama menjaga ekosistem lingkungan secara konsisten dan berkelanjutan,"* ujar Koordinator Desa Kelompok 8.
Dukungan penuh turut disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Teteh Annisa, yang mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini.
"Sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan warga adalah kunci utama. Pengetahuan tentang mitigasi iklim hari ini diharapkan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,"* ungkap Teteh Annisa.
Kepala Desa Cileunca menyambut hangat inisiatif ini dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa serta instansi terkait terhadap kelestarian lingkungan desanya.
“Edukasi mengenai Program Kampung Iklim ini sangat dibutuhkan warga kami agar potensi alam dan lingkungan desa dapat terjaga dengan baik,"* tutur Kepala Desa Cileunca.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Camat Kecamatan Bojong, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan desa menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
"Ketangguhan desa menghadapi krisis iklim memerlukan aksi nyata. Lewat Program Kampung Iklim, kita ingin warga siap dan adaptif terhadap perubahan lingkungan,"* tegas Camat Bojong.
Edukasi Utama: Langkah Nyata Adaptasi dan Mitigasi Iklim
Sesi pematerian inti berfokus pada pembekalan teknis dan edukatif mengenai pelaksanaan Program Kampung Iklim yang disampaikan langsung oleh ahli di bidangnya:
Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim
Ibu Amel (Seksi Lingkungan & Pembina Kampung Iklim) menyampaikan pentingnya menjaga ekosistem desa melalui aksi nyata berbasis masyarakat. Dalam paparannya, beliau mengedukasi warga mengenai tata cara pengelolaan sampah yang efisien, upaya konservasi air, penanaman pohon untuk penghijauan, hingga penyesuaian pola tanam pertanian terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu.
kelestarian lingkungan.
Melalui sosialisasi ini, Desa Cileunca diharapkan dapat melangkah menjadi desa yang mandiri, hijau, serta tangguh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Jurnalis : Redaksi
