Aspirasi Jabar || Indramayu – Warga Blok Kalisana, RT 011/RW 002, Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, digegerkan kebakaran yang melanda tempat penyimpanan material kayu milik warga bernama Carmat, Jumat malam (21/8/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Material bahan bangunan berbahan kayu yang tersimpan di lokasi tersebut dilalap api hingga menimbulkan kepulan asap tebal dan membuat warga sekitar panik.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan, setelah menerima laporan, personel Polsek Losarang langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas kemudian mengamankan area sekitar lokasi kebakaran, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. menjelaskan, berdasarkan keterangan awal para saksi, api diduga pertama kali terlihat setelah muncul kepulan asap tebal dari bagian belakang tempat penyimpanan kayu.
“Tak berselang lama, api membesar dan membakar seluruh isi bangunan,” ujar Kapolres, Sabtu (22/8/2026).
Melihat kobaran api yang berpotensi merembet ke permukiman warga, masyarakat sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.50 WIB.
“Barang yang terbakar berupa material bahan bangunan kayu,” kata Kapolres.
Pasca kebakaran, kepolisian tidak hanya mengamankan lokasi, tetapi juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta memastikan tidak ada unsur lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kapolres menegaskan, seluruh tindakan kepolisian dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali sekaligus mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Menyusul kejadian tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pemilik usaha maupun tempat penyimpanan material yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pemilik tempat usaha maupun lokasi penyimpanan bahan yang mudah terbakar, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keselamatan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
Editor : Aep M