-->

Notification

×

Iklan

Lomba PBB Linmas Buahdua: Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Tapi Uji Keseriusan Pembinaan Aparat Desa

13 Agu 2026 | Agustus 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-13T02:51:47Z
Aspirasi jabar || Sumedang – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Sebanyak 14 desa ambil bagian dalam Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Buahdua, Kamis (13/8/2026).

Bukan sekadar adu ketepatan langkah dan kekompakan gerakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengukur kesiapan sekaligus memperkuat pembinaan Satlinmas di tingkat desa.

Lomba yang berlangsung semarak itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Buahdua serta para kepala desa se-Kecamatan Buahdua.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Buahdua H. Kiki Hakiki. Kehadiran para pimpinan wilayah dan kepala desa menunjukkan bahwa pembinaan Satlinmas mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman, ketertiban, keamanan, serta perlindungan masyarakat.

Sekretaris Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Buahdua, Kirna Alnana, mengatakan lomba PBB tersebut tidak boleh dipandang sebatas kegiatan seremonial dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan.

Menurutnya, terdapat pesan yang jauh lebih penting, yakni menguji sejauh mana pembinaan Satlinmas di masing-masing desa benar-benar berjalan.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini merupakan tolok ukur untuk membuktikan keseriusan pembinaan Satlinmas di wilayah Kecamatan Buahdua,” ujar Kirna saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Pernyataan tersebut menjadi penting mengingat Satlinmas memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Berdasarkan ketentuan Kementerian Dalam Negeri, Satlinmas merupakan organisasi yang dibentuk pemerintah desa/kelurahan dan anggotanya dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk menjalankan tugas perlindungan masyarakat.

Dalam praktiknya, peran Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan pengamanan kegiatan masyarakat. Satlinmas juga berkaitan dengan upaya menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat hingga membantu penanganan kondisi kebencanaan.

Karena itu, kualitas personel menjadi bagian penting yang tidak bisa diabaikan. Kajian Kementerian Dalam Negeri juga menempatkan kapasitas sumber daya manusia sebagai salah satu faktor yang menentukan optimal atau tidaknya pelaksanaan tugas Satlinmas di tengah masyarakat.

Lomba PBB di Buahdua pun dapat menjadi ruang untuk membangun kembali kedisiplinan, kekompakan, kesiapsiagaan dan rasa tanggung jawab para anggota Satlinmas.

Lebih dari sekadar gerakan yang seragam, setiap langkah dalam barisan mencerminkan pentingnya koordinasi dan kepatuhan terhadap komando—nilai yang sangat dibutuhkan ketika Satlinmas menjalankan tugas di lapangan.

Di sisi lain, pembinaan Satlinmas memang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Kemendagri menegaskan pentingnya pembinaan terhadap Satgas Linmas dan Satlinmas, termasuk pemenuhan sarana, prasarana serta peningkatan kapasitasnya.

Dengan melibatkan seluruh desa, lomba PBB tingkat Kecamatan Buahdua juga memperlihatkan bahwa pembinaan tidak boleh berhenti pada kegiatan rutin. Harapannya, semangat yang muncul di lapangan dapat diteruskan menjadi kesiapan nyata ketika Satlinmas kembali menjalankan tugas di lingkungan masing-masing.

Bagi masyarakat, keberadaan Satlinmas yang disiplin, terlatih dan sigap tentu bukan sekadar simbol organisasi. Mereka merupakan salah satu unsur yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di tingkat desa.

Karena itu, PBB Linmas Buahdua bukan hanya tentang siapa yang paling kompak dalam barisan, tetapi juga tentang seberapa serius desa membangun aparatur perlindungan masyarakat yang siap hadir ketika dibutuhkan.


Jurnalis : Aep Mulyana
×
Berita Terbaru Update