Aspirasi Jabar Morotai — Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kabupaten Pulau Morotai tidak hanya mendukung peningkatan fasilitas kesehatan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah masyarakat mendapat kesempatan bekerja sebagai tenaga bangunan selama proses pembangunan berlangsung.
Salah satunya Rusman (39), warga Desa Usbar Pantai, Kecamatan Morotai Selatan Barat. Ia mengaku sangat bersyukur bisa bekerja dalam proyek pembangunan Labkesmas karena penghasilannya dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya, termasuk biaya pendidikan lima anaknya yang masih bersekolah.
Rusman mengatakan, dirinya menerima upah secara mingguan dengan perhitungan upah harian sekitar Rp200 ribu. Dalam satu minggu, ia dapat memperoleh penghasilan hingga sekitar Rp2,4 juta, tergantung jumlah hari kerja.
“Dulu saya bekerja sebagai nelayan. Namun, karena kondisi cuaca kurang baik, saya tidak lagi melaut. Dengan adanya pekerjaan pembangunan ini, saya sangat bersyukur karena bisa membantu memenuhi kebutuhan makan istri dan anak-anak serta biaya sekolah mereka,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Junaidi Hadi (37). Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan bekerja dalam proyek pembangunan Labkesmas karena penghasilannya dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus biaya pendidikan anaknya.
Menurut Junaidi, upah yang diterimanya dibayarkan setiap minggu dengan besaran sekitar Rp200 ribu per hari. Dalam satu minggu, penghasilannya dapat mencapai sekitar Rp2,4 juta.
“Pekerjaan ini sangat membantu ekonomi keluarga saya. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, hasil kerja ini juga bisa membantu membiayai anak saya yang masih sekolah,” katanya.
Bagi Rusman dan Junaidi, keberadaan proyek pembangunan Labkesmas menjadi peluang ekonomi penting di tengah kondisi pekerjaan masyarakat yang tidak selalu stabil. Mereka berharap kesempatan kerja bagi warga lokal dapat terus diberikan selama pembangunan berlangsung.(oje)