Aspirasijabar.net - Purwakarta, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Nanggewer Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta bisa di rasakan oleh warga setempat, terutama warga yang membutuhkan sembako.
Menurut Ketua Bumdes Desa Nanggewer Rinawati saat di konfirmasi media di rumahnya (22/03) mengaku kami memangku jabatan Ketua Bumdes sejak tahun 2019.
Bumdes desa kami pada tahun 2019 memperoleh dana dari pemerintah sebesar Rp. 150.000.000,- uang tersebut kami kelola, dana pembuatan kandang sebesar Rp. 75.000.000,- pembelian skam sebesar Rp. 25.000.000,- kemudian yang Rp. 50.000.000,- dipergunakan mendirikan "Warung Desa (Wardes) berupa Sembako, Simpan pinjam dari dana awal Rp. 25.000.000,- sekarang sudah terhitung ada Rp. 40.000.000,- kemudian Konfeksi, dan Peternakan Ayam daging, untuk priode yang lalu kandang ayam sengaja kami kosong kan, sebab harga nya ayam tersebut turun, jadi perhitungan kami percumah kandang di isi tapi rugi "Ujar Rinawati"
Penjelasan Kepala Desa Nanggewer Asep Endang Syarif kami berpacu terhadap Permendes Nomor-4 tahun 2019 tentang pendirian Bumdes, bahwa pendirian BUM Desa kami lakukan berdasarkan musyawarah antar desa yang difasilitasi oleh badan kerja sama, terdiri dari beberapa badan, yaitu
"Pemerintah Desa, anggota Badan Musyawarah Desa (Bamusdes),Tokoh Masyarakat dan Lembaga Kemasyarakatan lainnya."Jelas Kades Nanggewer"
Pengurus BUM Desa Nanggewer itu hasil kesepakatan bersama, yaitu Rinawati selaku Ketua, Cucu Rohaeti selaku Sekretaris dan Eti Nurhayati selaku Bendahara.
Alhamdulillah BUM Desa kami di kelola oleh mereka sejak tahun 2019 berjalan lancar tidak ada masalah "Pungkasnya"
(Bah Endang)

