Aspirasijabar.net-Gunung Sindur,Bogor. Keberhasilan kinerja lembaga pemasyarakatan (Lapas) bisa diraih jika seluruh petugas mampu membangun komunikasi yang baik secara internal maupun eksternal yaitu stakholder di lingkungan lapas tersebut berada.
Demikian diungkapkan, Imam Suyudi, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum HAM Jawa Barat saat memimpin giat serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunungsindur, Sabtu (20/6/2020). Dia menagaskan, lembaga pemasyarakatan tidak bisa berdiri sendiri dan memerlukan kerjasama dengan banyak pihak. "filosopi keberhasilan Lapas itu ada dalam keberhasilan kinerja dalam membangun kerjasama warga binaan, petugas dan seluruh stakeholder dan masyarakat sekitar," paparnya.
Imam Suyudi menambahkan, saat ini petugas Lapas harus mampu bekerja inovatif, transparan, cepat dan tepat. Menurutnya, masyarakat sekarang ini, memiliki daya intelektual yang lebih kritis berbasis teknologi. "Maka petugas Lapas juga dituntut mampu melakukan pelayanan digital, memperluas media komunikasi dengan standar kecepatan dan ketepatan sesuai peraturan yang ada."
Giat Sertijab Kalapas Kelas IIA dari pejabat lama Mulyadi kepada pejabat baru Erry Taruna sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Gunungsindur. Kegiatan berlangsung di halaman gedung Lapas Khusus Gunungsindur dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Mulyadi, selanjutnya mendapat promosi jabatan menjadi Kepala Divisi Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara dengan jabatan Plt. Kalapas Khusus kelas IIA Gunungsindur, Erry Taruna memiliki dua tugas kepemimpinan, karena dirinya juga menjabat sebagai Kepala Lapas Narkotika kelas IIA Gunungsindur.
~ Prosesi giat serah terima jabatan (Sertijab) Kalapas Khusus Kelas IIA Gunungsindur dari Muluadai kepada Erry Taruna. Kegiatan ini dipimpin Imam Suyudi selaku Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Provinsi Jawa Barat.
( Boim / Fahry Ketua FWHBU )

