Aspirasi Jabar || TASIKMALAYA, 4 Juli 2026 – Icang Suryadi, pengelola bisnis "Pesing" asal Ciawi, Tasikmalaya, kini menjadi buruan setelah diduga menggelapkan dana ratusan juta rupiah milik rekan kerjanya. Pernyataan tegas untuk mengejar sampai akhir diberikan oleh Zulhisbi Gani, partner dari pengusaha TR yang mengaku dirugikan.
"Istilahnya sampai ke liang lahat pun akan kami kejar. Kami tidak akan berhenti sampai masalah ini selesai," ujar Zul kepada media pada Sabtu (4/7/2026).
SUDAH SEMINGGU TIDAK PULANG
Upaya konfirmasi ke kediaman Icang di Kampung Pasirhuni, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, tidak membuahkan hasil. Saat didatangi, rumah dalam keadaan kosong. Anak Icang menyebutkan bahwa ayahnya sudah sepekan tidak pulang. Hingga berita ini diterbitkan, Icang belum dapat dihubungi dan belum memberikan klarifikasi apapun.
RUANG GERAK DIPERSEMPIT
Untuk mempersempit ruang gerak Icang, pihak korban mengaku telah menyebarkan tim ke sejumlah daerah yang diduga menjadi tempat persembunyian maupun lokasi kerja Icang.
"Kami monitor di Tangerang, Pemalang, Pekalongan. Termasuk di Karangpucung, Lumbir. Juga di kampung halamannya di Kampung Cipadarek, Kecamatan Jamanis," jelas Zul.
BUKA POSKO PENGADUAN
Zul juga membuka nomor aduan bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Icang. "Jika ada warga yang melihat atau mengetahui keberadaan yang bersangkutan, bisa langsung hubungi kami di 0852-2494-4409, 0812-8231-9669, dan 0813-8500-0315," katanya.
Zul berharap Icang memiliki itikad baik untuk segera menyelesaikan persoalan ini tanpa harus melalui proses hukum. "Lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan. Jangan sampai kami tempuh jalur hukum dan nama baik makin tercoreng," pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak Icang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penggelapan dana tersebut.
Editor : Redaksi
