-->

Notification

×

Iklan

KOMISI III DPRD Minta Dishub Perhatikan Lampu PJU Di Lokasi Rawan Kejahatan

21 Jun 2020 | Juni 21, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-06-21T06:44:52Z



Aspirasijabar.net-Ciseeng,Bogor. Aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di jalanan, terutama di jalur jalan Putatnutug Ciseeng - Jembatan Gerendong membuat masyarakat yang rutin melintasi jalan tersebut ketar ketir. Pasalnya, para pelaku tindakan curas atau yang dikenal masyarakat dengan istilah begal, tidak segan melukai korbannya dengan senjata tajam apabila melakukan perlawanan.

Menyikapi hal ini, tokoh pemuda Kecamatan Ciseeng, Sufyan Hadi berharap agar Pemkab Bogor segera memberikan perhatian untuk mengatasi atau setidaknya meminimalisir adanya tindakan kriminal di lokasi tersebut. Menurutnya, jalan Putatnutug - Gerendong yang merupakan jalur utama penghubung antar kecamatan, saat ini sangat minim lampu PJU. "Harusnya ada skala prioritas penambahan dan perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi tersebut." cetus Sufyan Hadi, Minggu (21/6/2020).

Dikonfirmasi media terkait adanya keluhan warga masyarakat tentang minimnya lampu PJU di lokasi yang rawan tindakan kejahatan, Sastra Winara, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor berjanji akan segera menindaklanjuti dengan menghubungi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor. "Kami akan dorong dan minta pihak Dishub agar segera memperbaiki dan menambah lampu PJU di lokasi rawan tersebut." Ujar Politisi Partai Gerindra ini.

Sementara warga masyarakat Kecamatan Rumpin yang tergabung dalam wadah Silaturahmi Warga Rumpin (SWR) melakukan aksi babat semak belukar dan tebang pohon yang menutup jalan raya Putatnutug - Gerendong. "Masyarakat resah dan takut lewat sini. Apalagi dua korban begal disini adalah warga Rumpin. Jadi kami sepakat swadaya melakukan bersih - bersih di lokasi ini," ujar Mulya Dipa, pembina SWR.

Menurut lelaki yang akrab disapa Ozos ini, warga juga berencana memasang kabel jaringan listrik dan lampu alakadarnya di sepanjang jalur jalan tersebut. Semua hal itu dilakukan guna meminimalisir tindakan kejahatan begal sepeda motor yang dalam rentan waktu 6 bulan terakhir saja sudah terjadi dua kali. "Semua kegiatan kami lakukan secara gotong royong dengan dana swadaya murni dari masyarakat." Pungkasnya.




~ Komunitas warga yang menamakan diri Silaturahmi Warga Rumpin (SWR) melakukan aksi swadaya gotong-royong membabat semak belukar dan pepohonan yang menutupi jalan Putatnutug-Gerrnsong. Jaln ini rawan kejahatan teritama begal sepeda motor.

( Boim / Fahri Ketua FWHBU )
×
Berita Terbaru Update