Header Ads

Warga RogoMulyo Ramai Ramai Datang Kebalai Desa Tagih Janji Terkait Pembangunan Jalan Rabat Beton Yang Belum Terealisasi




Aspirasijabar | kab Pati,
Menindak lanjuti permasalahan penutupan jalan Ronggo Lor – Kayen yang saat ini
Akhirnya masyarakat mengadakan Pertemuan antara masyarakat Rogomulyo Kec. Kayen kab pati di balai Desa. Pertemuan masyarakat dengan Kades dan Perangkat desa lainnya.
Yang diadakan pada Hari Jum'at tanggal 11 September 2020.dalam kesempatan tesebut hadir para Musfika baik dari kecamatan,kapolsek dan koramil serta para perangkat Desa.
Inti dari pertemuan tersehut adalah, menagih janji pembangunan jalan rabat beton, yang selama ini belum terealisasi.


Masyarakat merasa kecewa dengan,janji-janjikan yang di lontarkan kades dan perangkatnya. sampai masyarakat sudah muak dan kecewa dengan, adanya janji yang di ucapkan Kepala Desa.


Akhirnya Masyarakat Rogomulyo, menganggap bahwa Desanya sangat tertinggal dengan Desa-desa tetangga. Karena, Desa lain pembangunan jalan beton sudah hampir merata, hampir 90% sedangkan Desa Rogomulyo baru 55 %.

Masyarakat juga mempertanyakan tugas atau fungsi dari BPD Desa Rogomulyo. Karena selama ini tidak berfungsi dengan baik. Tidak pernah ada satu pun anggota dari BPD Rogomulyo dalam pengawasan pembangunan jalan desa. Padahal salah satu tugas BPD adalah mengawasi pembangunan desa.


Selama dua periode Suyitno menjabat kepala Desa. Tapi belum menunjukkan reputasi yang cemerlang bagi masyarakat Rogomulyo Kayen – Pati. Kades Suyitno selalu berdalih, terhadap masyarakat.kalau ada pembnagunan didesa lain.

Pembangunan yang di anak tirikan, bahkan jalur poros yang sudah lama rusak kurang lebih 2-3 tahun. Dan jalur Ronggo Lor yang dikenal punya nama jalan sentosa, jalan menuju arah Talun dan masjid. Seharusnya yang di utamakan pembangunannya jalan sentosa menuju masjid.malah sebaliknya."ujar masyarakat Rogomulyo dukuh Ronggo Lor


Pembangunan jalan poros yang di namakan Jalan Sentosa sudah diagendakan,Dalam hasil musdes yang diajukan ke musrembnag kecamatan.malah tidak teresalisasi. masyarakat Rongomulyo suruh sabar, sabar dan sabar." jawab kepla desa.


Menurut salah satu warga ronggo lor yang berhasil diwawancarai dalam sela sela acara pertemuan terssebut" umar 52thn dan Risqi 26 thn menuturkan"
Kami masyarakat Rognggo Lor, sangat kecewa dengan ucapan Kepala Desa.yang selalu bilang,dengan kata sabar dan sabar. Akhirnya masyarakat punya inisiatif jalan poros yang dinamakan Jalan Sentosa. masyarakat minta diganti dengan nama "Jalan Sabar" karena dianggap nama Jalan Sentosa tidak sesuai dengan jalan yang selama ini dianak tirikan itu."ungkapnya.(Ahsin/kopral)



No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.