-->

Notification

×

Iklan

Dengan sigap satpel daruba dan gabungan Basarnas,TNI AL evakuasi kmp ngafi yang kandas

8 Mar 2022 | Maret 08, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-08T11:02:33Z

Aspirasijabar | Morotai - Kapal Motor Penumpang (KMP) Ngafi kandas diatas karang laut atau di Belakang Lana Pulau Morotai, Selasa (8/3).

KMP Ngafi tujuan Pelabuhan Feri Gorua- Pelabuhan Feri Juanga Morotai kandas di perairan laut Morotai, sekitar pukul 12.01 WIT.

Informasi dihimpun Media ini, lokasi kandasnya KMP Ngafi itu berada di depan Lanal Morotai atau jarak dari Pelabuhan Feri kurang lebih 100 meter.

Kandasnya KMP tersebut. Disebabkan Nahkoda kapal tidak bisa melakukan manuver atau hilang kontrol diduga air laut yang surut.

Nining, Salah satu penumpang KMP Ngafi, kepada media ini, mengaku keberangakatan KMP Feri dari Pelabuhan Gorua sekitar jam setengah 10 pagi.

"terus dia sampe di Morotai jam 12 tepat dan dia masih berputar-putar dan lansung dia menabrak karang,"ungkap Nining.

"Kapal yang terkandas dari jarak pelabuhan masih 100 meter, atau tepat di belakang Lanal Morotai. Kalau di belakang Lanal cuman 30 meter saja,"sambungnya.

Saat ia masih berada di atas KMP Feri menunggu dievakuasi, Nining mengatakan bahwa saat ini penumpang dilakukan evakuasi oleh Personel TNI AL dan Basranas Morotai menggunakan Kapal KM. Kolorai.
"Yang di evekuasi dari Angkatan Laut deng Basarnas, torang masih di atas Feri samua ini, ada penumpang mahasiswa sekitar 80 orang dari Tobelo dong KKN di Morotai,"terangnya.

Ia mengaku, hingga saat ini KMP Feri belum bisa lepas dari atas karang. Lantaran air masih surut.
"Sampe sekarang kapal Feri so tara bisa bergerak. Penumpang banyak terus ada mobil deng motor juga banyak sekali,"akunya.

"Seumur hidup baru pertama kali Feri terkandas. Banyak penumpang dari anak-anak dan orang tua paninik samua,"tambah dia.

Kepala Dinas Perhubungan Pulau Morotai Ahdad Hi. Hasan, yang dikonfiramsi terpisah menjelaskan bahwa, terjadinya KMP. Ngafi terdampak lantaran kemudi hilang fungsi kontrol.

"Jadi terkait dengan KMP. Ngafi saya baru dapat informasi, baru disampaikan dari staf pelabuhan bahwa mereka juga dapat informasi dari kapal KMP. Ngafi seperti itu disebabkan karena hilangya fungsi kontrol kemudi, jadi kemudi yang eror sehingga kapal keluar dari jalur. Untuk itu,"jelasnya.

Sebagai Kadis Perhubungan Morotai, ia meminta kepada pihak ASDP agar menganti atau mengembalikan KM. Maming untuk melayani seperti semula.

Karena KMP. Ngafi ini, kata Ahdad bahwa sisi kapasitas sangat tidak berimbang dengan banyak penumpang.

"Saya berharap KM.maming kembali beroprasi. Kami juga sudah menyurat dan ini mungkin peringatan terkahir ke ASDP kalau bisa tolong lah. Kejadian saya kurang tahu. Kalau daftar penumpang saya belum dapat lengkap,"tandasnya.


Pewarta : (Oje)
×
Berita Terbaru Update