Morotai-Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali meminta Kades, Ketua BPD dan perangkat Desa yang hadir dalam kegiatan sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, agar apa yang diperoleh dapat disampaikan ke masyarakat.
"Otoritas jasa keuangan adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi, terhadap keseluruhan kegiatan didalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan pasar modal dan sektor jasa keuangan non bank seperti asuransi dana pensiun lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya,"ucap Sekda Pulau Morotai, F. Revi Dara saat membacakan sambutan Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali dalam acara 'Desaku Cakap Keuangan Tahun 2023' yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia yang berlangsung di aula kantor Bupati, Rabu (7/6/2023).
Kegiatan keuangan yang dikemas dalam kegiatan Desaku cakap keuangan, sangat penting sebab akhir-akhir ini semakin banyak penyedia jasa keuangan baik dalam bentuk penyediaan pinjaman online atau offline serta investasi yang beroperasi di Indonesia khususnya di Morotai.
"Masih lekat dalam ingatan kita, satu provinsi Malut pernah dihebohkan oleh kasus investasi bodong yang melibatkan PT Karapoto, tidak sedikit investasi ini memakan korban dan merugikan nasabah hingga miliaran rupiah. Tak hanya itu, terdapat juga investasi bodong dan jasa pinjaman yang meresahkan. Akibatnya ada yang harus merugi, semua itu terjadi karena para korban belum cakap keuangan untuk itu otoritas keuangan untuk memberi pemahaman terhadap lembaga produk maupun jasa keuangan agar hal serupa kembali tidak terjadi,"tuturnya.
"Kepada perangkat desa yang hadir, saya berharap edukasi ini dilanjutkan oleh perangkat desa kepada masyarakat. Selaku pemerintah daerah kami sangat berkepentingan untuk membawa masyarakat 88 desa di seluruh wilayah Kabupaten Pulau Morotai ini agar memahami betul-betul mengenai bentuk kelembagaan produk keuangan yang ditawarkan serta bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun lembaga di desanya masing-masing,"harapnya.(oje)
