Aspirasi Jabar Morotai,Maluku Utara-Ketua tim pemenang Calon Bupati dan wakil Bupati Pulau Morotai nomor urut 3, Rusli Sibua-Rio Cristian Pawane, Fahri Haeruddin menepis isu yang menyebut program serba Rp 2 juta bagi janda, lansia, imam, pendeta dan ibu hamil yang diusung Paslon Rusli-Rio adalah bohong.
Hal ini disampaikan Fahri saat berkampanye di Desa Tawakali, Kecamatan Morotai Utara, Senin (07/10/2024).
"Saya ini DPRD 3 periode, anggota DPRD di periode kedua itu saya ketua DPRD, dan sekarang ini saya wakil ketua DPRD. Pimpinan DPRD itu otomatis ketua badan anggaran yang pegang dan tako toki-toki palu, coba hitung pake kalkulator, saya bilang anggaran cukup, jang ngoni (kalian) bilang tidak cukup, "ucap Fahri.
Baginya program yang diusung Paslon Rusli-Rio benar adanya, karena Rusli Sibua pernah menjabat sebagai bupati.
"APBD Morotai itu Rp 870 Miliar, untuk lansia, disabilitas, imam, pendeta dan lain-lain itu 125 Milyar, Rp 225 belanja pegawai, BPJS 9 Milyar, dana desa dan alokasi dana desa kalo pusat berikan 1,4 per Desa daerah subsidi 500 juta dibagi 88 desa itu 44 milyar. Masih ada 467 Milyar, "ucap Fahri.
Fahri bilang, jika daerah tidak memiliki anggaran tidak mungkin membangun rumah sakit fisiknya besar, tidak mungkin membangun Bumdes yang tidak ada manfaatnya.
"Karena yang ada padorang (mereka) orientasinya bukan bagi bagi ke rakyat, tapi bagimana mereka bagi-bagi kontraktor untuk bangun proyek proyek basar untuk dapat uang, "sindirnya.
,"Saya cuman bilang, kalau lansia itu kita ulang ulang bilang bagini, kalo karena hari H mereka serang dengan uang 200 ribu bapa/ibu rugi. Karena kalo lansia deng janda dapat satu bulan 2 juta kali satu tahun itu dapat uang 24 juta dab 24 juta di kali lima tahun bapa ibu dapat 120 juta, "tandasnya.
"Kan lima tahun 60 bulan, 6 di kali 12 hasilnya 120 juta. Jadi saya yakin dan percaya pendukung Rusli-Rio ini biar dong (mereka) bayar tapi sudah tidak berubah. Karena harga mati Rusli-Rio, "sambungnya mengakhiri.(oje)
