-->

Notification

×

Iklan

Diduga Minta Uang Beli Miras, Seorang Pria Cegat Sopir dan Rampas Kunci Mobil di Morotai Utara

22 Jul 2025 | Juli 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-22T15:27:26Z



Aspirsi Jabar Morotai-Insiden tak mengenakkan dialami sejumlah pekerja saat mengantar barang ke wilayah Morotai Utara, Pulau Morotai. 

Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang kini mulai beredar luas di kalangan warga. Salah satu pekerja dari Colombus, Abihut Siori, menceritakan kronologi kejadian tersebut.

"Awalnya kita cuma antar barang, pas sampe di sana ada satu motor dengan mobil yang sudah ditahan sebelum kita. Kita kira ada kejadian apa, jadi sopir pun berhenti," ujar Abihut.

Namun ternyata, menurut Abihut, pria yang menghentikan kendaraan mereka malah meminta uang dengan alasan untuk membeli minuman keras. "Dia bilang kalau cuma lima ribu itu tara cukup mo beli minuman. Padahal dari tampangnya saja, dia so mabuk berat," katanya.

Karena hanya bekerja sebagai pengantar barang, Abihut dan rekan-rekannya mengaku tak bisa memenuhi permintaan tersebut. Bukannya pergi, pria tersebut justru nekat mengambil kunci mobil mereka.

"Torang kasihan juga, tong ini cuma kerja biasa. Tapi karena tong tara kasi uang, dia langsung ambil kunci mobil. Jadi itu di video tkng ada baku marah sampe ribut dengan dia," lanjutnya.

Keributan pun tak terhindarkan. Pria yang sudah dalam kondisi tak stabil itu tetap menahan kunci mobil. "Om itu tara mo kasi kunci, sampe torang sempat tarik-tarikan. Akhirnya dia jatuh baru kunci bisa lepas, kong tong ambil ulang dan langsung pergi," ungkap Abihut.

Lebih parahnya lagi, pria tersebut sempat mengeluarkan ancaman setelah mengetahui bahwa para pekerja tersebut memiliki kenalan aparat. "Dia bilang dia tara takut, dia so tau tong ini siapa pe orang. Tapi intinya, dia minta uang untuk beli miras, padahal dia so mabuk tapi masih mau tambah lagi."

Warga berharap agar kejadian seperti ini tidak terus berulang. Mereka meminta aparat dan pihak terkait untuk lebih rutin melakukan patroli, terutama di wilayah yang rawan penyalahgunaan miras dan gangguan ketertiban umum.(oje) 
×
Berita Terbaru Update