-->

Notification

×

Iklan

Menggali potensi kopi arabica di Desa Mekarjaya : KKN Mitra Orda UIN Bandung lakukan pembumbunan bersama masyarakat

29 Jul 2025 | Juli 29, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-29T04:58:03Z


Aspirasi Jabar || Purwakarta - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 Mitra Orda bekerja sama dengan Abah Koko selaku Kepala Desa Mekarjaya dan warga setempat mengadakan kegiatan penanaman bibit kopi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu langkah nyata untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki desa.


Penanaman bibit kopi ini dilakukan karena tingginya minat dan konsumsi kopi di Desa Mekarjaya. Uniknya, di desa ini kopi bukan sekadar minuman selingan, tetapi sudah menjadi bagian penting dalam keseharian masyarakat, bahkan konsumsinya dapat dikatakan sebanding dengan konsumsi makanan pokok seperti nasi. Hal ini menjadi alasan kuat bagi pemerintah desa bersama mahasiswa KKN untuk memulai gerakan tanam kopi secara mandiri.


Abah Koko, Kepala Desa Mekarjaya, menyampaikan bahwa program ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan warga akan kopi berkualitas tanpa harus membeli dari luar desa. Selain itu, ke depan kopi Mekarjaya juga diharapkan bisa menjadi komoditas unggulan yang bernilai jual tinggi dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.


“Harapannya, bibit-bibit yang ditanam hari ini bisa tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah. Tentunya ini butuh kerja sama semua pihak, baik pemerintah desa, mahasiswa KKN, maupun masyarakat,” ujar Abah Koko.


Dalam kegiatan ini, para mahasiswa KKN Kelompok 3 Mitra Orda turut mendampingi warga mulai dari tahap persiapan lahan, penanaman bibit, hingga memberikan edukasi tentang cara perawatan tanaman kopi agar tumbuh optimal. Keterlibatan aktif mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan transfer pengetahuan dan menjadi pengalaman berharga bagi masyarakat.


Selain itu, program penanaman bibit kopi ini juga sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Tanaman kopi selain bernilai ekonomi, juga memiliki fungsi ekologis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi tanah, serta mendukung penghijauan kawasan desa.



Warga Mekarjaya terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan semangat gotong royong, mereka bersama-sama menggali lubang, menanam bibit, dan merapikan lahan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kekompakan antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat bisa melahirkan inovasi yang bermanfaat jangka panjang.


Ke depan, pemerintah desa bersama mahasiswa KKN dan warga berencana untuk terus memperluas area tanam kopi dan mengembangkan pelatihan pengolahan pascapanen. Dengan demikian, kopi Mekarjaya tidak hanya dinikmati sebagai hasil kebun, tetapi juga dapat diolah menjadi produk siap saji yang memiliki nilai tambah, seperti bubuk kopi kemasan hingga olahan kopi khas desa.


Dengan adanya program ini, Desa Mekarjaya diharapkan mampu menjadi percontohan desa mandiri pangan yang berdaya saing, mandiri, dan memiliki komoditas lokal yang berpotensi menembus pasar lebih luas.

-Ais

×
Berita Terbaru Update