-->

Notification

×

Iklan

Istri Nasabah Merasa Dipermalukan Kepala Unit Bank BRI Cibalong

10 Sep 2025 | September 10, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-10T13:35:29Z



Aspirasi Jabar || Kabupaten Tasikmalaya - Seorang istri nasabah Bank BRI Unit Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku merasa dipermalukan oleh Kepala Unit Bank tersebut saat akan mengambil uang tunai BPNT serta menanyakan sisa piutang suaminya,Kejadian tersebut terjadi pada, Senin. (1/09/2025). 


Menurut keterangan istri nasabah berinisial OS ia datang ke kantor BRI untuk mengambil uang bantuan dari pemerintah tersebut sekaligus menanyakan informasi terkait cicilan pinjaman suaminya yang masih belum terlunasi .


" Namun, alih-alih mendapat pelayanan yang ramah, ia justru diduga menerima perlakuan yang dianggap tidak sopan dan merendahkan martabatnya sebagai istri nasabah hingga membuat dia merasa sakit hati atas ucapan yang dilontarkan kepala bank unit tersebut. 


"Terus terang saya merasa dipermalukan di depan beberapa orang yang sedang berada di tempat tersebut . Nada bicaranya keras dan terkesan melecehkan,mentang mentang saya orang tak punya apa -apa. Padahal saya hanya ingin mendapatkan kejelasan informasi,"terangnya


Dengan adanya ikhwal seperti itu jelas Pihak keluarga saya mengaku kecewa atas perlakuan yang diterima dan meminta pihak BRI untuk bertindak profesional dalam melayani nasabah, tanpa membedakan status  sosial atau jenis kelamin,serta keberadaan yang lainnya,"tandasnya


OS pun menambahkan,pada sejak tahun 2024 kartu BPNT nya  bermasalah tidak bisa lagi mengambil uang di ATM, saat dia menanyakan ke pihak bank 
ia mendapatkan informasi dari bank katanya kalau nasabah masih ada sangkutan hutang maka kartu BPNT nya tidak bisa lagi mengambil uang di ATM,


Lalu OS pun, menambahkan kalaupun bisa di ambil itupun sudah terpotong oleh pihak bank dengan persentase 50 -50 bisa juga 60 - 40  karena itu sudah peraturan dari bank terkait dan itu masih berlanjut sampai saat ini.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Bank BRI Unit Cibalong Panji, memberikan keterangan resmi.Mohon maaf sama sekali saya tidak berniat untuk mempermalukan nasabah saya,kami cuma mengingatkan saja.


"Karena itu terjadi dilingkungan internal bukan dilingkungan ekstrnal,yang ada diruangan kala itu merupakan karyawan disini, saya hanya mengatakan dan menyarankan kepdanya untuk mencicil utang tersebut,"ungkapnya


 Serta pihak Bank tidak pernah memotong ataupun meminta untuk di alihkan ke setoran utang tapi kami menunggu itikad baik dari nasabah tersebut berapa pun yang nasabah berikan dari uang BPNT itu, akan kami terima dan akan kami masukan sebagai pembayaran cicilan hutangnya tersebut," katanya.

Jurnalis : MM


Editor     : Asp. SP. 
×
Berita Terbaru Update