-->

Notification

×

Iklan

Pelantikan DPP Apdesi Merah Putih: Desa Harus Jadi Subjek, Bukan Sekadar Penerima Program

25 Nov 2025 | November 25, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-25T10:13:31Z


 
Aspirasi Jabar || Jakarta, (24/11/2025) - Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apdesi Merah Putih yang digelar di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, pada Selasa (25/11), menjadi momentum penting bagi arah baru pembangunan desa di Indonesia.
 
Acara yang dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ini, menyoroti sambutan Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih yang menegaskan peran strategis kepala desa dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.
 
Ketum Apdesi Merah Putih: Desa Harus Jadi Subjek, Bukan Sekadar Penerima Program
 
Dalam pidatonya, Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih menegaskan bahwa desa bukan lagi entitas yang menunggu program dari pemerintah, tetapi harus menjadi penggerak utama pembangunan berbasis potensi lokal.
 
“Kami hadir bukan sekadar untuk menerima kebijakan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap program yang menyentuh desa benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Desa harus menjadi subjek pembangunan. Desa harus berdiri di depan, bukan di belakang,” tegasnya.
 
Ketum menekankan bahwa Apdesi Merah Putih membawa misi untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam mengelola program pembangunan, termasuk mengadopsi konsep desa tematik yang saat ini menjadi pendekatan baru pemerintah dalam memaksimalkan potensi desa.
 
Ia menegaskan bahwa kepala desa di seluruh Indonesia memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan daerahnya. Dengan lebih dari 75.265 desa, Indonesia memiliki modal sosial dan ekonomi yang sangat besar jika dikelola dengan benar.
 
Dukung Penuh Desa Tematik dan Pembangunan Berbasis Potensi
 
Ketua Umum Apdesi Merah Putih menegaskan komitmen organisasinya untuk mengawal program desa tematik sebagai landasan pengembangan ekonomi lokal. Ia menilai pendekatan tersebut mampu memperkuat produktivitas, meningkatkan kualitas hidup warga, serta memperkuat struktur ekonomi dari bawah.
 
“Kami siap mendorong seluruh kepala desa untuk mengembangkan potensi unggulan desa. Bila desa memiliki komoditas unggul seperti perikanan, pertanian, atau wisata, maka itu yang harus dioptimalkan. Inilah jalan untuk menciptakan desa yang mandiri, kuat, dan berdaya saing,” ujarnya.
 
Ia juga menekankan bahwa desa tematik menjadi kunci utama dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mewujudkan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto: membangun dari desa untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
 
Penegasan Peran Desa sebagai Pengawal Kebijakan Pemerintah
 
Dalam sambutannya, Ketum DPP Apdesi Merah Putih menekankan bahwa pemerintah desa harus berdiri di garis terdepan sebagai pengawal program nasional yang masuk ke desa. Ia mengatakan bahwa Apdesi Merah Putih akan memposisikan diri sebagai organisasi yang aktif mengawasi implementasi kebijakan dan memastikan agar tidak terjadi ketimpangan atau penyimpangan dalam pelaksanaannya.
 
“Apdesi Merah Putih hadir untuk mengawasi, mengevaluasi, dan memastikan setiap program berjalan dengan benar. Kepala desa memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga pengawasan paling efektif dimulai dari desa,” tegasnya.
 
Perkuat Koperasi Desa Merah Putih sebagai Tulang Punggung Ekonomi Pedesaan
 
Ketua Umum juga menyinggung komitmen organisasi untuk memperkuat Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen penting untuk memperkuat ekonomi rakyat.
 
“Kami ingin Kopdes Merah Putih menjadi rumah besar ekonomi desa. Di dalamnya, petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat biasa dapat tumbuh bersama. Ini bukan sekadar koperasi, tetapi gerakan ekonomi nasional dari desa,” tegasnya.
 
Apdesi Merah Putih Berkomitmen Menjawab Tantangan Baru Desa
 
Ketua Umum DPP Apdesi Merah Putih menekankan bahwa desa hari ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dan organisasi siap menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat tata kelola desa, membangun kapasitas kepala desa, serta menciptakan inovasi baru yang dapat diimplementasikan di seluruh daerah.
 
“Kami siap menjadi jembatan antara desa dan pemerintah pusat. Apdesi Merah Putih akan bergerak cepat, bekerja tepat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutupnya.

(Red)
×
Berita Terbaru Update