-->

Notification

×

Iklan

Bupati Rusli Sibua Resmikan Gedung gereja GPDI Jemaat El-Shammah Bido

16 Des 2025 | Desember 16, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-16T13:49:40Z



Aspirasi Jabar  || Morotai - Bupati Pulau Morotai , Drs. Rusli Sibua. M.Si menghadiri pentahbisan, sekaligus meresmikan Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Jemaat El-Shammah Bido, Selasa (16/12/2025) di desa Bido, Kecamatan Morotai Utara 


Pada peresmian itu ditandai penandatangan prasasti dan pengguntingan pita gedung gereja baru turut dilakukan juga oleh Ketua Umum Majelis Pusat GPdI Maluku Utara , Pdt. Herry Mangadil.MTh. MPd.


Hadir dalam peresmian gedung gereja GPDI Jemaat El-Shammah Bido
1. Bupati Pulau Morotai Bapak Drs. Rusli Sibua, M.Si.
2. Wakil Bupati Pulau Morotai Bapak Rio Christian Pawane
3. Ketua Majelis Daerah Gpdi Maluku Utara  Pdt.Heri Mangadil M.Th.,M.Pd
4. Dandim 1514/Morotai Letkol Arh. Masykur Akmal, ST., MT.
5. Danlanal Morotai diwakilkan Paur Intel Lettu Laut (T) Merick S. Manurung
6. Danlanud Leo Wattimena diwakilkan Kasubsimet Sibaseops Disops Lettu Sus Mangihut Sitangang.
7. Kapolres Morotai diwakilkan Kapolsek Morotai Utara Ipda Moh. Iksan Lampa
8. Kajari Kepulauan Morotai diwakilkan Kasubsi  Prapenuntutan Bpk Robbie halomoan laksamana samosir, S.H
9. Sekretaris Pemda Pulau Morotai Bapak Muhammad Umar Ali
10. Para Pimpinan OPD Pulau Morotai
11. Para Majelis dan Tamu Undangan Sekitar 100 orang

Bupati Pulau Morotai Pada hari yang penuh sukacita ini kita dapat berkumpul bersama dalam rangka peresmian gedung gereja gpdi jemaat el-shamma bido, dan nantinya akan dilanjutkan dengan perayaan natal pemerintah daerah kabupaten pulau morotai Tahun 2025.



Saya menyampaikan atas nama pemerintah daerah kabupaten pulau morotai, saya ucapan selamat kepada seluruh jemaat gpdi el-shamma bido atas rampung dan diresmikannya gedung gereja ini. tentu, kehadiran rumah ibadah yang representatif ini bukan hanya menjadi sarana peribadatan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan iman, karakter, serta penguatan nilai-nilai spiritual jemaat dalam kehidupan bermasyarakat.


Gedung gereja ini hendaknya tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik semata, tetapi sebagai tempat jemaat bertumbuh dalam kasih, pengharapan, dan pelayanan. karena sejatinya, gereja bukan hanya tentang gedungnya, tetapi tentang umatnya yang menghadirkan kasih damai sejahtera di tengah kehidupan sosial.


Oleh sebab itu, saya mengajak seluruh jemaat untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan gedung gereja ini dengan sebaik-baiknya, serta menjadikannya ruang yang terbuka bagi pembinaan iman, penguatan persaudaraan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan moral dan spiritual masyarakat di sekitarnya.


Tentu, peresmian gereja ini semakin bermakna karena untuk pertama kalinya akan di buka dengan rangkaian perayaan natal pemerintah daerah kabupaten pulau morotai. seperti yang kita ketahui bersama bahwa tema natal tahun ini ialah, "allah hadir untuk menyelamatkan keluarga", mengandung makna bahwa kehadiran tuhan membawa keselamatan, pemulihan, dan pengharapan yang dimulai dari keluarga sebagai fondasi utaμα kehidupan bermasyarakat. keluarga yang beriman, harmonis, dan berkarakter akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, beretika, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.



Sejalan dengan hal tersebut, sub tema "natal menggerakkan pemerintah dan masyarakat pulau morotai bersinergi mewujudkan daerah yang unggul, adil, dan sejahtera" menegaskan bahwa nilai-nilai keselamatan, kasih, dan pengabdian yang bertumbuh dari keluarga harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.


Tentu, kami menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi, partisipasi, dan kebersamaan pemangku seluruh kepentingan. oleh karena itu, nilai-nilai natal seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial diharapkan dapat terus di-implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan demikian, perayaan natal ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pulau morotai yang unggul melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, adil dalam kebijakan dan pelayanan, serta sejahtera melalui pemerataan hasil pembangunan.


Pemerintah daerah kabupaten morotai berkomitmen untuk pulau terus menjaga dan merawat harmoni kehidupan antarumat beragama, serta menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh masyarakat. kerukunan, toleransi, dan solidaritas sosial merupakan modal utama dalam mewujudkan morotai yang aman, damai, dan sejahtera.


Akhir kata, saya mengucapkan selamat atas peresmian gedung gereja gpdi jemaat el-shamma bido dan kepada seluruh umat kristiani di kabupaten pulau morotai, saya mengucapkan selamat hari natal 25 desember 2025. terima kasih ungkapnya.

Sambutan Ketua Majelis Daerah Gpdi Maluku Utara  Pdt.Heri Mangadil M.Th.,M.Pd yang intinya 


Sebuah ungkapan syukur saya kepada Allah Tuhan yang Maha Kuasa, saya tentu mengajak kita semua untuk mengucapkan puji syukur kehadirat-Nya, Oleh karena anugerah kasih dan penyertaan-Nya, pada hari yang penuh sukacita ini, kita dapat berkumpul bersama untuk peresmian gereja Haleluya Indonesia dan Simalindo di Pulau Morotai.


Sebuah ayat dalam firman Tuhan berkata, "Kalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah orang yang membangunnya, Yang masuk untuk mengikuti gereja ini. Ayat ini mengingatkan bahwa berdirinya gereja ini, saya percaya bukan semata-mata karena kemampuan manusia, melainkan karena campur tangan dan anugerah Tuhan. Bupati, wakil bupati yang saya hormati, gereja bukanlah hanya sebuah bangunan, melainkan persekutuan orang percaya.


Seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 3 ayat 16, "Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah bait Allah dan rumah Allah diam di dalam kamu" Gereja secara fisik, kiranya juga menjadi tempat di mana umat Tuhan selalu bersekutu di dalamnya dengan Tuhan
Bertumbuh dalam iman, diperlengkapi untuk melayani.


Nama yang sama yang diambil dari bahasa Ibrani yang artinya Tuhan ada di sana. Dalam Yeremia 29 ayat 14, "Ini dan nama kota ini kita pahami bahwa bersama Tuhan ada di sana." Kiranya hadirat Tuhan senantiasa nyata di gereja yang sama dalam setiap doa dan pelayanan yang dilakukan.


Sebab itu, tua majelis sekalian, saya tentu tahu proses pembangunan gereja ini tentu melalui berbagai tantangan, Namun dalam firman Tuhan mengingatkan kita, "Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah segala rencanamu." Maka sebab itu, sebagai pimpinan gereja, saya harus mengucapkan terima kasih, penghargaan, apresiasi yang sebesar-besarnya dan secara khusus kepada bupati, wakil dan jajaran pemerintahan Pulau Morotai.


Saudara-saudara, kisah ini membuat saya teringat bagaimana Nehemia dibantu oleh seorang raja untuk mendirikan pembangunan bait Allah, Bupati yang menjadi bapak, lalu menjadi pengayom bagi semua keyakinan, bagi semua kepercayaan yang ada di Kabupaten Pulau Morotai. Saya berharap dengan gereja tidak hanya sekadar menjadi gedung yang megah, tetapi dapat menjadi pusat pembinaan-pembinaan rohani, pelayanan kasih, bahkan pendoa syafaat untuk kita.


Karena itulah tugas gereja. Bagaimana berikhtiar bersama-sama untuk memakmurkan kesejahteraan warga masyarakat dalam tugas dan fungsi kita sebagai gereja. Dan itu sebagai pimpinan gereja, saya juga turut berempati untuk segala saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana di provinsi Sumatera. Kiranya melalui persekutuan gereja ini, kita juga terus teringat akan firman Tuhan yang berkata, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga."
Laporan : Lojer


×
Berita Terbaru Update