-->

Notification

×

Iklan

Dominasi Sejak Awal, Warrior Morotai KU-9 Akhiri Piala Wiraprima Cup 2025 sebagai Runner-Up

30 Des 2025 | Desember 30, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-30T13:03:05Z


Aspirasi Jabar Morotai - Warrior Morotai Soccer School kategori usia 9 tahun (KU-9) kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu sekolah sepak bola muda terbaik di kawasan timur Indonesia, meski harus puas sebagai runner-up setelah takluk 0-1 dari ASB Gorontalo pada partai final Piala Wiraprima Cup 2025.

Turnamen bergengsi yang digelar di Lapangan SMP Negeri 2 Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sejak Minggu 28 Desember 2025 hingga Selasa 30 Desember 2025 tersebut menjadi panggung konsistensi permainan anak-anak asuh pelatih Mustafa Lasidji.

Sebelumnya, Warrior Morotai KU-9 sukses menjuarai Piala Gubernur Maluku Utara yang digelar di Lapangan Gambesi, Kota Ternate, beberapa pekan lalu. Modal tersebut terbukti membawa kepercayaan diri tinggi dalam setiap laga di Piala Wiraprima Cup.

Sepanjang turnamen, Warrior Morotai tampil dominan dan mencatatkan hasil impresif. Dimana pada laga pembuka, mereka menundukkan Wiraprima Minut dengan skor telak 3-0. Kemenangan kembali diraih pada pertandingan kedua saat berhadapan dengan Nuku Jr asal Kota Tidore Kepulauan dengan skor 5-0.

Dominasi Warrior Morotai berlanjut di laga ketiga ketika menghadapi KSS Manado, tim andalan Kota Manado, dengan kemenangan 2-0. Memasuki laga keempat perebutan tiket perempat final, Warrior kembali mengalahkan tuan rumah Wiraprima Minut dengan skor 2-0 dan memastikan langkah ke partai puncak.

Namun, pada laga final, langkah Warrior Morotai harus terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari ASB Gorontalo, sehingga harus puas finis sebagai juara kedua turnamen.

Kendati demikian, pelatih Warrior Morotai, Mustafa Lasidji, menegaskan bahwa hasil tersebut tidak membuatnya berkecil hati. Ia menilai anak-anak asuhnya telah menunjukkan performa terbaik dan perkembangan yang signifikan selama kompetisi berlangsung.

“Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih. Juga menjadi motivasi bagi tim-tim muda lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi ke depan,” ujar Mustafa.

Selain tim KU-9, Mustafa juga memberikan apresiasi kepada tim KU-12 Warrior Morotai yang belum berhasil melaju hingga babak final. Menurutnya, nilai sportivitas dan solidaritas jauh lebih penting daripada sekadar hasil pertandingan.

“Kalah dan menang dalam permainan itu biasa. Yang luar biasa adalah kita mampu membentuk karakter anak untuk lebih disiplin, sportif, dan mau bersilaturahmi dengan tim lain,” jelasnya.

Tak lupa, Mustafa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para orang tua pemain yang selama ini terus memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh orang tua pemain yang terus mendukung dan memotivasi anak-anak mereka, sehingga kami bisa sampai di puncak permainan dalam keadaan sehat dan rukun,” pungkasnya.(Oje)
×
Berita Terbaru Update