Aspirasi jabar || Sumedang — Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan desa terus ditunjukkan Camat Buahdua, Kiki Hakiki. Bersama seluruh perangkat kecamatan, ia secara konsisten melaksanakan Program Ngaku Desi (Pendampingan Pengelolaan Keuangan Desa) yang digelar rutin setiap hari Senin sebagai langkah pendampingan dan pengawasan pengelolaan keuangan desa.
Program ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah kecamatan untuk hadir lebih dekat dengan pemerintah desa, khususnya dalam memberikan pendampingan administrasi dan keuangan. Melalui Ngaku Desi, potensi persoalan yang mungkin muncul dapat dideteksi sejak dini, sehingga upaya mitigasi dan solusi bisa segera dilakukan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Camat Buahdua Kiki Hakiki menegaskan bahwa pendampingan ini bukan semata bentuk pengawasan, melainkan upaya membangun sinergi dan kepercayaan antara kecamatan dan desa. Dengan komunikasi yang terbuka dan pendampingan berkelanjutan, diharapkan pengelolaan keuangan desa dapat berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel.
“Program ini kami jalankan sebagai langkah pencegahan. Ketika ada potensi persoalan, bisa langsung dibahas bersama dan dicarikan solusi yang tepat,” ujarnya.
Perangkat kecamatan pun terlibat aktif dalam setiap sesi pendampingan, mulai dari menelaah administrasi keuangan hingga memberikan masukan teknis kepada perangkat desa. Kehadiran tim kecamatan secara rutin diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa sekaligus meminimalkan risiko kesalahan dalam pengelolaan anggaran.
Melalui Program Ngaku Desi, Kecamatan Buahdua berharap tercipta tata kelola keuangan desa yang lebih tertib, profesional, dan bertanggung jawab, demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Jurnalis : Aep Mulyana