Aspirasi Jabar ||Morotai - Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara melalui Dinas Perindustrian dan UKM menggelar Pasar Murah di desa Pandangan dan Juanga Kecamatan Morotai Selatan di bulan Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
“Ide dan inovasi ini memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam membantu perputaran roda ekonomi. masyarakat juga bisa berbelanja memenuhi kebutuhan,” kata Kadis Perindagkop Ramlan Drakel saat di konfirmasi media ini, Sabtu 28/2/2026
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari itu. Pasar Murah menjual Jenis barang :
1. gula pasir
2. Minyak goreng/ minyakita
3. Terigu kompas
4. Beras premium 5kg
5. Telur ayam
6. Kopi
7. Teh celup
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inovasi untuk memberi ruang bagi masyarakat sekaligus memudahkan warga memenuhi kebutuhan Ramadhan.
Selain itu juga nantinya akan dilaksanakan hal serupa di beberapa kecamatan yang ada di Pulau Morotai,” ujarnya.
Kegiatan ini yang langsung di buka oleh Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali. SE.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga. Program ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menjaga daya beli warga Morotai selama masa puasa hingga menjelang IdulFitri.
Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Pulau Morotai Gelar Pasar Murah Ramadan di 5 Kecamatan,Pemerintah Daerah mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadan melalui program ekonomi kerakyatan. Salah satu agenda utama adalah Pasar Murah.
Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis, kegiatan pasar murah ini akan berlangsung selama bulan Ramadhan di berbagai lokasi strategis.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memastikan bahwa jangkauan pasar murah ini akan menyentuh seluruh wilayah administrasi agar manfaatnya dirasakan secara merata. Program ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan disebar ke seluruh pelosok Pulau Morotai. cetusnya
Penyebaran lokasi di setiap kecamatan bertujuan untuk memecah kerumunan sekaligus mempermudah aksesibilitas bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota. Dengan adanya titik-titik di setiap wilayah, biaya transportasi warga untuk mendapatkan pangan murah pun dapat ditekan lebih maksimal. (oje)
