Aspirasi Jabar || Bogor - Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Zoom Meeting Analisa dan Evaluasi (Anev) perkembangan situasi kamtibmas terkini serta monitoring pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M pada objek wisata di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., didampingi para Pejabat Utama Mabes Polri yang bertempat di Pos Polisi Hoegeng Jl. Raya Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Selasa (24/03/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Polda Jawa Barat memaparkan situasi kamtibmas di wilayah hukumnya yang hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. Jawa Barat memiliki sebanyak 256 objek wisata yang pada masa libur Lebaran ini dibanjiri lebih dari 600 ribu wisatawan. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang berlibur di wilayah Jawa Barat, sehingga menjadi perhatian bagi jajaran kepolisian untuk memastikan keamanan serta kelancaran arus lalu lintas.
Selain itu, tingkat hunian hotel di wilayah Jawa Barat juga tercatat cukup baik dengan peningkatan mencapai sekitar 73 persen, yang menandakan adanya peningkatan aktivitas ekonomi selama masa libur Lebaran. Dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polda Jabar menyiapkan hotline mudik melalui layanan 110 serta pos pelayanan tematik di sejumlah titik rawan kemacetan. Inovasi lain yang dihadirkan yaitu “Motor Senyum” yang disiagakan di jalur arteri guna menghibur pengendara yang mengalami kejenuhan saat menghadapi kemacetan.
Terkait pengaturan lalu lintas, sejak kemarin sore telah dilaksanakan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way sepenggal mulai dari Km 263 hingga Km 70 guna mengurai kepadatan kendaraan pada arus mudik dan arus wisata.
Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda, Polres, TNI, serta instansi terkait atas pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang secara umum berjalan aman dan kondusif, baik pada arus mudik, arus balik, maupun pengamanan di kawasan objek wisata. Kapolri juga menekankan agar seluruh personel tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan seperti pelabuhan penyeberangan, jalur tol, jalur arteri, serta kawasan wisata yang mengalami lonjakan pengunjung.
Kapolri juga mengingatkan agar langkah-langkah rekayasa lalu lintas seperti delay system, buffer zone, serta one way terus dioptimalkan dan disesuaikan dengan dinamika di lapangan guna mengurai kepadatan kendaraan. Selain itu, seluruh personel di lapangan diharapkan tetap menjaga kesehatan, keselamatan, serta profesionalitas dalam bertugas sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama perayaan Idul Fitri.
Editor : Redaksi
