Aspirasi jabar || Sumedang - Di dunia pendidikan, kemajuan sebuah sekolah tidak pernah lahir secara tiba-tiba. Ia tumbuh dari visi yang kuat, kepemimpinan yang tulus, serta kerja bersama seluruh warga sekolah. Di SMPN 1 Buahdua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, semangat itu kini terlihat nyata sejak hadirnya sosok Kosyana, S.Pd, seorang kepala sekolah yang juga merupakan alumni sekaligus putra daerah yang memiliki kecintaan mendalam terhadap dunia pendidikan.
Sejak dipercaya memimpin sekolah tersebut pada awal November 2024, Kosyana bergerak cepat melakukan berbagai langkah pembenahan. Baginya, sekolah bukan sekadar tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.
Dengan semangat pengabdian, ia mulai menata berbagai aspek kehidupan sekolah. Mulai dari penataan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman, memperkuat budaya disiplin, hingga menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di antara guru, siswa, serta masyarakat sekitar.
Bagi Kosyana, memimpin sekolah yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya adalah amanah sekaligus panggilan hati. Ia ingin menjadikan SMPN 1 Buahdua tidak hanya dikenal sebagai sekolah yang baik di tingkat daerah, tetapi juga mampu menorehkan prestasi di tingkat yang lebih luas, bahkan nasional.
Menguatkan Ikatan Alumni, Menghidupkan Semangat Kebersamaan
Salah satu langkah penting yang dilakukan Kosyana pada awal masa kepemimpinannya adalah menggagas Reuni Akbar Alumni SMPN 1 Buahdua yang melibatkan 55 angkatan, mulai dari tahun 1960 hingga 2015.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah yang mempertemukan lintas generasi alumni dalam suasana penuh kehangatan dan kebanggaan terhadap almamater. Namun bagi Kosyana, reuni tidak hanya dimaknai sebagai ajang nostalgia semata.
Ia menjadikannya sebagai sarana untuk menumbuhkan kembali rasa memiliki terhadap sekolah serta mengingatkan bahwa kemajuan pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
Hasilnya pun nyata. Semangat kebersamaan yang terbangun dari reuni tersebut mendorong para alumni untuk memberikan kontribusi nyata bagi sekolah. Salah satunya adalah pembangunan gazebo di lingkungan sekolah, yang kini dimanfaatkan sebagai ruang belajar, diskusi, sekaligus tempat interaksi bagi para siswa.
Langkah ini menjadi bukti bahwa ketika sekolah mampu merangkul para alumninya, akan lahir kekuatan besar yang mampu mendorong kemajuan bersama.
Prestasi Tumbuh dalam Waktu Singkat
Meski baru beberapa bulan memimpin, perubahan yang dilakukan Kosyana bersama seluruh warga sekolah mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejumlah prestasi berhasil diraih oleh SMPN 1 Buahdua dalam berbagai bidang.
Pada awal Mei 2025, sekolah ini berhasil meraih Juara II Lomba Toilet Bersih tingkat Kabupaten Sumedang. Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi simbol kebersihan fasilitas sekolah, tetapi juga mencerminkan keberhasilan membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan.
Tidak lama kemudian, prestasi yang lebih membanggakan kembali diraih. SMPN 1 Buahdua memperoleh penghargaan Sekolah Adiwiyata, sebagai pengakuan atas komitmen sekolah dalam membangun pendidikan berbasis kepedulian terhadap lingkungan.
Memasuki awal tahun 2026, prestasi siswa juga mulai bersinar di tingkat provinsi. Tim sekolah berhasil meraih Juara II kategori Purwa dalam Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat Provinsi Jawa Barat.
Capaian-capaian tersebut menjadi bukti bahwa perubahan yang dilakukan dengan kesungguhan dan kolaborasi mampu menghasilkan hasil nyata, bahkan dalam waktu yang relatif singkat.
Membangun Masa Depan Sekolah Berprestasi
Bagi Kosyana, berbagai penghargaan yang telah diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan awal untuk melangkah lebih jauh. Ia memiliki visi besar menjadikan SMPN 1 Buahdua sebagai sekolah berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, ia terus mendorong inovasi dalam proses pembelajaran, memperkuat pendidikan karakter, serta membangun kolaborasi yang erat antara guru, siswa, orang tua, dan para alumni.
Ia percaya bahwa sekolah di daerah pun memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi unggul, asalkan dikelola dengan semangat perubahan, kerja keras, dan kepemimpinan yang berorientasi pada kemajuan.
Di tangan Kosyana, SMPN 1 Buahdua kini tidak hanya bergerak menuju kemajuan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi dunia pendidikan di daerah. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa ketika seorang pemimpin bekerja dengan hati dan kecintaan pada almamater, perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana namun penuh makna.
Jurnalis : Aep Mulyana