Aspirasi Jabar || Daruba, Maluku Utara – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai menyiapkan sebanyak 26 ekor sapi untuk diqurbankan pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Hewan qurban tersebut dibebankan kepada Sekretariat sebanyak 10 ekor dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 16 ekor.
Plt. Kabag Kesra Setda Pemda Pulau Morotai, Sibli Sibua, menyampaikan bahwa penetapan jumlah hewan kurban telah disepakati dalam rapat koordinasi bersama Sekda dan para pimpinan OPD. "Tadi ini kami rapat bersama Sekda dan pimpinan OPD terkait dengan penetapan penangguhan hewan kurban di Sekertariat dan OPD. Jadi di Sekertariat 10 ekor dan OPD 16 ekor sapi," kata Sibli kepada wartawan pada Senin (18/5/2026).
Menurutnya, sebagian OPD dibebankan lebih dari satu ekor sapi. "Jadi ada OPD itu lebih dari satu ekor sapi, sehingga totalnya 26 ekor sapi," ujarnya.
Sibli menambahkan bahwa hewan kurban ini akan didistribusikan ke enam kecamatan di Pulau Morotai. "Insyaalah kita bagikan di enam kecamatan," tambahnya. Namun, untuk saat ini pembagian hewan qurban seluruhnya menggunakan sapi, karena mengenai kambing belum dibicarakan.
Selain dari alokasi Pemda, terdapat juga bantuan hewan qurban dari luar. "Jadi dari BUMD seperti bank BPD itu, pimpinan mereka mau menyumbangkan sapi satu ekor ke Pemda. Tapi instansi yang lain maupun pengusaha sampai sejauh ini belum ada informasi," ungkapnya.
Terkait bantuan hewan qurban dari Presiden, Sibli menjelaskan bahwa akan dilakukan koordinasi langsung dengan Dinas Pertanian. "Sesuai surat itu, bantuan hewan qurban dari presiden akan diberikan ke Masjid Muhajirin. Jadi hanya satu ekor sapi dengan berat kurang lebih 800 kilogram," ujarnya.
Untuk pelaksanaan Sholat Idul Adha sendiri, direncanakan akan dilaksanakan di lapangan MTQ (Merah Putih) Desa Darame. "Akan tetapi, jika terjadi kondisi cuaca yang tidak bersahabat (hujan) maka kita rapat kembali agar pelaksana sholat Idul Adha bisa dialihkan ke Masjid Agung Baiturrahman atau masjid-masjid di pusat kota Daruba lainnya," ungkapnya.
Sebagai khatib pada sholat Idul Adha telah ditetapkan Hi. Rajak Lotar. Namun, mengenai imam sholat masih akan dibahas lebih lanjut. "Sesuai rapat tadi Hi. Rajak Lotar akan menjadi khatib dalam sholat Idul Adha. Namun, imam sholat Id masih dibicarakan. Jadi, nanti besok kita rapat lagi, baru kita sepakati siapa yang akan menjadi imam shalat Idul Adha tahun ini," ucapnya.
Direncanakan pula bahwa imam sholat Idul Adha kali ini akan dipilih dari luar para Imam Masjid Agung Baiturrahman. "Karena para imam masjid agung itukan sudah ada kebagian di lebaran idul Fitri maupun Idul Adha pada tahun-tahun kemarin. Makanya kali ini kami ambil imam sholat Idul Adha diluar dari imam masjid agung Baiturrahman, tapi khusus di wilayah Kecamatan Morotai Selatan," pungkasnya.
Laporan : Ajo
