-->

Notification

×

Iklan

Tanpa Kesalahan, Kades Sangowo Barat Berhentikan Secara Arogan Kader Posyandu

7 Mei 2026 | Mei 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-07T10:00:11Z



Aspirasi Jabar  || Morotai - Seorang kader Posyandu Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai bernama Sutanti Posu merasa dirinya dizolimi oleh Kepala Desa Sangowo Barat, Murdi Matage.


Pasalnya, Sutanti diberhentikan dari kader Posyandu tanpa alasan yang jelas. Pemberhentian ini juga menjadi pertanyaan besar, karena Sutanti diberhentikan tanpa ada kesalahan yang dilakukan. Namun Kepala Desa Sangowo Barat, Murdi Matage secara arogan langsung mengambil keputusan memberhentikan Sutanti dari jabatannya.


“Pemberhentian ini tidak bijaksana dan terkesan sewenang-wenang atau arogan dari seorang Kades, karena tidak pernah memberikan teguran dalam bentuk surat (Surat Teguran atau Surat Peringatan). Tetapi Kades mau langsung memberhentikan saya dari kader posyandu," ungkap Sutanti kepada media ini, Rabu (6/5/2025).


Ironisnya, Sutanti diberhentikan dari kader posyandu tanpa ada kesepakatan atau musyawarah dari aparat desa lainnya. 


"Jadi tadi, saya di datangi oleh sejumlah Kaur Desa. Mereka juga menyampaikan bahwa pemberhentian saya ini tanpa ada musyawarah baik kades, aparat desa dan BPD. Jadi mereka juga kaget tiba-tiba saya diberhentikan begitu saja. Seharusnya kalau saya diberhentikan minimal ada kesalahan atau ada kesepakatan bersama dengan kaur desa lainnya,"


"Jangan semena-mena begitu kades langsung ambil keputusan berhentikan saya. Apalagi saya ini bekerja sebagai kader posyandu sudah 8 tahun lebih. Tapi kenapa nanti ini baru saya diberhentikan tanpa ada salah. Ini ada apa, itu yang harus dijelaskan oleh kades," ucap Sutanti sembari mempertanyakan dirinya diberhentikan.


Dengan demikian, Ia menegaskan bahwa pemberhentian ini harus dijelaskan secara detail oleh Kepala desa.


"Kades harus jelaskan apa salah saya lalu diberhentikan. Jangan karena faktor suka tidak suka lalu saya diberhentikan. Tanpa memiliki dasar yang jelas," tegas Sutanti.


Selain itu, Sutanti juga mengungkapkan bahwa dirinya selalu aktif dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader posyandu.


"Saya dari dulu aktif terus, bahkan setiap kali Posyandu saya selalu ada. Tapi kenapa kades bersikap arogan begini. Belum lagi, gaji kami selama 5 bulan ini belum di bayar juga. Kok tiba-tiba mau diberhentikan oleh kades," tuturnya


Olehnya itu, Ia meminta kepada Bupati dan pihak PMD kiranya dapat memanggil kepala desa sangowo barat untuk menanyakan pemberhentian dirinya sebagai kader posyandu.


"Saya minta Bupati dan PMD panggil Kades karena saya diberhentikan tanpa ada kesalahan dan alasan yang jelas," tandasnya.


Sementara itu, Kepala Desa Sangowo Barat, Murdi Matage saat dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait pemberhentian Sutanti Posu dari Kader Posyandu. Dirinya belum memberikan keterangan hingga berita ini ditayangkan.


Selain itu, kepala desa dikabarkan juga memberhentikan salah seorang Kaur Desa atas nama Judin Tomori. Pemberhentian itu dinilai tak sesuai aturan yang berlaku.
Laporan : (oje)
×
Berita Terbaru Update