Aspirasi Jabar || Daruba, 4 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai kembali memperkuat akses transportasi udara dengan menghadirkan penerbangan reguler Wings Air pada rute Ternate–Morotai dan Morotai–Ternate.Layanan penerbangan tersebut mulai beroperasi pada 20 Juli 2026 dengan jadwal dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis.
Penambahan frekuensi tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Wings Air yang secara resmi ditandatangani pada 3 Juli 2026 Oleh Sekretaris Daerah Kab Pulau Morotai Muhammad Umar Ali di Jakarta. Kesepakatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Pulau Morotai.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan dalam kesepakatan antara Wings Air dan Sekda penerbangan Ternate–Morotai akan berangkat pukul 08.50 WIT dan tiba di Morotai pukul 09.35 WIT. Sementara penerbangan Morotai–Ternate dijadwalkan berangkat pukul 10.00 WIT dan tiba di Ternate pukul 10.45 WIT.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, sebanyak 50 kursi pada setiap penerbangan akan mendapatkan subsidi tiket. Dengan adanya subsidi tersebut, tarif penerbangan Morotai–Ternate ditetapkan sebesar Rp739.900, sedangkan tarif Ternate–Morotai ditetapkan Rp703.900. Subsidi ini hanya berlaku bagi 50 penumpang pertama di setiap jadwal penerbangan.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, mengatakan pembukaan kembali rute penerbangan ini merupakan hasil komunikasi dan penjajakan yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama pihak maskapai dalam beberapa waktu terakhir.
"Penjajakan kerja sama ini sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Dan Pada 3 Juli kemarin telah menandatangani kesepakatan bersama, dan mulai 20 Juli nanti Wings Air akan melayani penerbangan Morotai–Ternate dan Ternate–Morotai sebanyak dua kali dalam seminggu, yaitu setiap Senin dan Kamis," ujar Rusli.
Menurutnya, pemberian subsidi tiket bukan hanya bertujuan meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas Pulau Morotai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), serta salah satu kota kecil spesial yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Rusli menambahkan, kehadiran kembali penerbangan Wings Air akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi wisatawan, investor, pelaku usaha, dan tamu pemerintahan untuk datang ke Morotai melalui penerbangan lanjutan dari Bandara Sultan Babullah Ternate.
"Dengan semakin mudahnya akses menuju Morotai, maka peluang investasi yang masuk juga akan semakin besar. Konektivitas udara menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap pengoperasian kembali rute penerbangan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, serta meningkatkan mobilitas masyarakat menuju dan dari Pulau Morotai.
Laporan : Ajo
