Aspirasi Jabar || PULAU MOROTAI, 2 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemda) Pulau Morotai mengambut hangat kedatangan Prof. Dr Salman AN, Dr Elvira Kusniyangi, dan Dr Neswan Ph.D bersama tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) saat menggelar audensi di Aula Kantor Bupati pada Selasa (02/06).
Kegiatan yang mengusung tema "Pengabdian Masyarakat ITB Untuk Peningkatan Kompetensi Para Guru Matematika" dihadiri oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unipas periode 2025–2029 Anwar Kadir A. Gafur, Asisten II Setda Pulau Morotai Ahdad Hi. Hasan, Plt Kadis Pendidikan Alfatah Sibua, para guru, serta mahasiswa Unipas Pulau Morotai.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Ahdad Hi. Hasan atas nama Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua, disampaikan ucapan selamat datang kepada tim pengabdian masyarakat ITB. "Di tengah bentangan laut yang memisahkan pulau-pulau, hari ini kita dipersatukan oleh satu tujuan yang sama, yakni menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas bagi generasi masa depan. Kehadiran bapak dan ibu merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi kami," ujarnya.
Menurutnya, Pemda Pulau Morotai meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh megahnya infrastruktur atau melimpahnya sumber daya alam, melainkan dari manusia yang berilmu, berkualitas karakter, dan memiliki daya saing. Oleh karena itu, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas utama dalam mewujudkan cita-cita Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera.
"Dalam kerangka itulah kami menyambut baik program pengabdian masyarakat ITB yang mengangkat tema peningkatan kompetensi guru matematika sekolah dengan pendekatan logika dan cinta. Tema ini bukan sekadar menarik, tetapi juga mencerminkan hakikat pendidikan itu sendiri – logika membimbing akal untuk berpikir kritis dan sistematis, sedangkan cinta menghadirkan ketulusan, kesabaran, dan kepedulian dalam mendidik. Ketika keduanya berjalan beriringan, pendidikan akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan tetapi juga kokoh dalam karakter," ucapnya.
Pemda juga mengapresiasi komitmen ITB dalam memperkuat jejaring akademik bersama Unipas Pulau Morotai, para guru, dan Pemda. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan kunci untuk mempercepat kemajuan daerah. "Pemda memiliki kebijakan dan ruang pengabdian, perguruan tinggi menghadirkan ilmu pengetahuan dan inovasi, sementara para guru menjadi ujung tombak yang menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi penerus bangsa," jelasnya.
"Kami berharap audiensi hari ini menjadi awal dari kemitraan yang lebih erat dan berkelanjutan. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi kerja sama dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, riset terapan, dan inovasi pembelajaran. Kami percaya pengabdian yang dilakukan secara konsisten akan melahirkan perubahan yang besar, karena setiap ilmu yang dibagikan sesungguhnya adalah benih peradaban yang kelak akan tumbuh dan memberi manfaat bagi banyak orang," pungkasnya.
(oje)
