Aspirasi Jabar Morotai — Pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan tepat waktu dinilai turut memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pedagang durian di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Margaret, warga Desa Posi-Posi, Kecamatan Pulau Rao, mengaku merasakan peningkatan penjualan durian sejak berjualan di kawasan Taman Kota Daruba. Ia telah berjualan selama kurang lebih tiga minggu dengan membawa durian dari Desa Posi-Posi dan Desa Leo-Leo untuk dijual di Daruba.
Menurut Margaret, penjualan durian mengalami peningkatan, terutama saat para pegawai menerima gaji dan TPP.
“Saya sangat senang karena durian yang saya jual laku keras. Apalagi beberapa hari kemarin, saat pegawai-pegawai menerima gaji dan TPP, durian saya semakin banyak yang terjual,” ujar Margaret.senin 7/9/2026
Ia menyebut, selama kurang lebih tiga minggu berjualan di Daruba, keuntungan yang diperoleh telah mencapai sekitar Rp5 juta.
“Kurang lebih sudah tiga minggu saya berjualan di sini. Keuntungan yang saya dapat sekitar Rp5 juta,” katanya.
Meski demikian, Margaret mengaku masih menghadapi kendala biaya transportasi dari Pulau Rao menuju Daruba. Menurutnya, ongkos transportasi cukup tinggi sehingga mengurangi keuntungan yang diperoleh dari hasil berjualan.
“Kalau saya dapat Rp800 ribu, biaya transportasi yang harus saya bayar sekitar Rp300 ribu untuk bisa ke Daruba berjualan,” ungkapnya.
Margaret berharap aktivitas ekonomi di Daruba terus berkembang sehingga memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat kecil, khususnya para pedagang dari wilayah kepulauan.
Ia juga berharap akses transportasi dari Pulau Rao menuju Daruba dapat semakin mudah dan terjangkau, sehingga para pedagang dapat membawa lebih banyak hasil perkebunan untuk dipasarkan di pusat kota.(oje)