-->

Notification

×

Iklan

Pemda Morotai Gerak Cepat, Kebutuhan Bibit dan Air Petani Waringin Ditindaklanjuti

17 Sep 2026 | September 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-17T10:43:28Z

Aspirasi Jabar Morotai - Petani Desa Waringin, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, terkait kebutuhan bibit pala, cengkeh, kelapa hingga air untuk menunjang aktivitas pertanian mulai mendapat tindak lanjut cepat dari Pemerintah Daerah.

Tak menunggu lama setelah hearing bersama Bupati Pulau Morotai, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan langsung bergerak memenuhi kebutuhan petani dengan menyalurkan bantuan bibit sesuai permintaan masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, Tamhid Bilo, mengatakan kebutuhan bibit yang disampaikan petani Desa Waringin telah ditindaklanjuti pihaknya.

“Kemarin setelah hearing warga dengan Pak Bupati, saya langsung serahkan bibit sesuai dengan permintaan petani. Bibitnya sudah dibawa pulang,” ujar Tamhid kepada media ini, Kamis 17 September 2026.

Menurutnya, sepanjang 2026 bantuan bibit untuk petani di Kabupaten Pulau Morotai tergolong cukup banyak. Namun, tingginya kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau panjang, membuat masih terdapat petani yang belum memperoleh bantuan.

“Untuk tahun ini bantuan bibit cukup banyak. Hanya saja masih ada petani yang belum mendapat bagian karena bertepatan dengan kemarau panjang, sehingga kebutuhan warga juga cukup banyak,” jelasnya.

Kebutuhan Air Juga Ditindaklanjuti
Tidak hanya bantuan bibit, kebutuhan air yang turut disampaikan masyarakat dalam hearing bersama Bupati juga langsung dikoordinasikan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Tamhid memastikan distribusi air bagi petani yang membutuhkan telah mulai dilakukan.

“Untuk kebutuhan air, hari ini juga sudah diantarkan ke pihak petani yang membutuhkan. Damkar dan PDAM sudah mulai bergerak untuk mengantar air ke petani Waringin,” katanya.

Di sisi lain, Tamhid mengungkapkan bahwa Desa Waringin juga mendapatkan bantuan 2.500 benih kelapa Bido melalui program dari pemerintah pusat pada tahun 2026.

Bantuan tersebut saat ini masih menunggu proses penyaluran dari Balai Besar di Ambon.

“Penyalurannya tinggal menunggu dari Balai Besar Ambon,” akunya.

Tamhid menegaskan, berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat, khususnya petani Desa Waringin yang menghadapi dampak kemarau dan membutuhkan dukungan untuk menjaga keberlangsungan tanaman serta aktivitas pertanian.(oje)
×
Berita Terbaru Update