-->

Notification

×

Iklan

Video Viral Dugaan Kekerasan di Jalan, Polres Purwakarta Bergerak Tindak Lanjuti

28 Sep 2026 | September 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T15:13:09Z

 



Aspirasi Jabar || Purwakarta - Sebuah video dugaan kekerasan di jalan yang viral di media sosial Instagram menjadi perhatian jajaran Polres Purwakarta. Video tersebut memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap seorang kah cepat dengan mencari informasi, mendatangi lokasi kejadian, mengidentifikasi saksi, serta menelusuri keberadaan pihak- pihak yang berkaitan dengan peristiwa.


Kejadian tersebut diketahui berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB di Jembatan Ciherang, Kampung Cimaung RT 017/RW 004, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.


Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, kejadian bermula dari insiden di ruas Jalan Sadang Subang yang kemudian berkembang menjadi perselisihan antar pengendara. Dalam peristiwa tersebut, korban diduga mengalami kekerasan fisik dan pelaku diduga membawa senjata tajam jenis celurit.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa menindaklanjuti video yang beredar, petugas tidak hanya melihat dari informasi media sosial, tetapi melakukan verifikasi langsung di lapangan. Polisi mendatangi lokasi kejadian, mencari serta meminta keterangan saksi, menelusuri keberadaan korban, dan mengamankan video yang beredar sebagai salah satu bahan dalam proses pendalaman.


"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang beredar di media sosial dapat dicocokkan dengan fakta di lapangan. Dengan demikian, proses penanganan perkara tidak hanya berdasarkan potongan video, tetapi melalui keterangan saksi, kondisi lokasi, serta bukti dan informasi lainnya." ujarnya, Senin (28/9/2026)


Seorang pria berinisial S kemudian diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penanganan perkara saat ini telah dilanjutkan oleh Sat Reskrim Polres Purwakarta untuk dilakukan pendalaman.


Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara, S.T.K., S.I.K., mengatakan video viral tersebut menjadi salah satu informasi awal yang kemudian ditindaklanjuti melalui langkah kepolisian.


“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami untuk melakukan pengecekan. Namun, setiap informasi tetap harus diverifikasi dengan fakta di lapangan. Karena itu, kami melakukan pengecekan lokasi, mencari saksi, memeriksa pihak terkait, dan mengumpulkan bukti yang diperlukan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa kepolisian masih terus melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut, termasuk mendalami dugaan penggunaan senjata tajam.


“Perkara ini masih dalam proses pendalaman. Kami akan mencocokkan seluruh keterangan dengan bukti yang ada untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh dan menentukan langkah hukum sesuai ketentuan,” tambahnya.


Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perselisihan di jalan dapat berujung pada persoalan hukum apabila diselesaikan dengan emosi dan kekerasan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam dan tidak melakukan tindakan kekerasan ketika menghadapi persoalan di jalan.


Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa video viral dapat membantu membuka informasi mengenai suatu kejadian, tetapi masyarakat tetap perlu menyerahkan proses pembuktian kepada kepolisian.


“Ketika menemukan atau mengetahui kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas, masyarakat dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian. Jangan melakukan penghakiman sendiri dan jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi secara berlebihan. Biarkan proses hukum berjalan berdasarkan fakta dan bukti,” ungkapnya.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan media sosial sebagai tempat menyelesaikan konflik.


“Persoalan di jalan sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin. Hindari kekerasan, jangan membawa senjata tajam, dan apabila situasi mulai memanas segera cari tempat yang aman serta hubungi petugas kepolisian,” tambahnya.


Bagi masyarakat, kejadian tersebut menjadi pelajaran bahwa video viral bukanlah akhir dari sebuah perkara, melainkan bisa menjadi awal bagi kepolisian untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan. Karena itu, informasi yang disampaikan harus tetap digunakan secara bijak dan tidak disertai tindakan main hakim sendiri.


Polres Purwakarta melalui Sat Reskrim terus melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut untuk memastikan seluruh fakta dapat terungkap dan setiap langkah penanganan berjalan sesuai ketentuan hukum.


Jangan selesaikan masalah dengan kekerasan. Utamakan keselamatan, laporkan kepada polisi.


Editor : eka 

×
Berita Terbaru Update