Aspirasi Jabar | | Kota Tasikmalaya-Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) cabang Kota Tasikmalaya gelar pelantikan dan edukasi tentang perpajakan,acara tesebut digelar di Hotel Santika,Jl.Yudanegara,Kota Tasikmalaya,pada Sabtu(24-10-2026)
Untuk itu,kegiatan Pelantikan dan edukasi tentang perpajakan ini,diharapkan mampu memperluas edukasi perpajakan, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam memperoleh layanan konsultasi pajak.
Pembentukan kepengurusan cabang tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara konsultan pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan masyarakat, khususnya wajib pajak di wilayah Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.
Ketua IKPI Cabang Kota Tasikmalaya, Darwin Efendi, S.E., S.H., BKP, mengatakan, pembentukan cabang di daerah menjadi langkah penting untuk meningkatkan peran konsultan pajak dalam membantu pemerintah menyosialisasikan ketentuan perpajakan kepada masyarakat.
Darwin menambahkan,kalau selama ini anggota IKPI di Tasikmalaya masih tergabung dalam kepengurusan Bandung. Dengan terbentuknya cabang sendiri, koordinasi dan pelaksanaan program edukasi perpajakan di daerah diharapkan menjadi lebih efektif.
“Dengan adanya cabang sendiri, kami memiliki tanggung jawab lebih besar untuk membantu pemerintah, khususnya dalam menyosialisasikan kewajiban perpajakan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak,”kata Darwin
Lebih lanjut Darwin berujar, keberadaan IKPI Cabang Kota Tasikmalaya juga diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun konsultasi terkait persoalan perpajakan.
Pasalnya, tidak sedikit wajib pajak yang masih kebingungan mencari konsultan pajak ketika menghadapi persoalan administrasi maupun ketentuan perpajakan. Melalui kepengurusan cabang tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah menemukan tenaga profesional yang dapat memberikan pendampingan sesuai kebutuhan,"ujarnya
IKPI Cabang Kota Tasikmalaya akan berupaya membangun komunikasi dan sinergi dengan DJP, terutama dalam menyampaikan informasi mengenai peraturan perpajakan terbaru kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Ketua Umum IKPI Pusat, Vaudiy Starworld, menyambut baik terbentuknya kepengurusan IKPI Cabang Kota Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa konsultan pajak merupakan salah satu pemangku kepentingan yang berperan sebagai mitra strategis DJP dalam membangun sistem perpajakan nasional.
Menurutnya, DJP tidak dapat bekerja sendiri dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada wajib pajak. Karena itu, keterlibatan konsultan pajak diperlukan untuk membantu menjelaskan ketentuan perpajakan sekaligus memberikan pendampingan profesional kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, KPP Pratama Tasikmalaya memiliki lima penyuluh perpajakan yang secara aktif melaksanakan edukasi, baik secara langsung maupun melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk situs web dan media sosial resmi.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak perlu berlebihan merasa takut terhadap kewajiban pajak ketika mulai menjalankan usaha. Sebab, pengenaan pajak memiliki ketentuan dan batasan yang disesuaikan dengan kondisi serta jenis wajib pajak.
Vaudiy menjelaskan, bagi wajib pajak orang pribadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terdapat ketentuan mengenai bagian peredaran bruto tertentu yang tidak dikenai pajak penghasilan. Sementara itu, pengenaan tarif pajak dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Pajak diberlakukan dengan memperhatikan kondisi masyarakat. Aturannya juga ditetapkan dengan mempertimbangkan aspek keadilan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap regulasi perpajakan menjadi penting agar masyarakat dapat menjalankan kewajibannya secara benar tanpa diliputi kekhawatiran yang tidak beralasan.
Di sisi lain, Vaudiy menilai pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara juga perlu mendapat perhatian publik. Menurutnya, pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan berbagai pelayanan publik.
Karena itu, pembahasan mengenai perpajakan tidak hanya berkaitan dengan target penerimaan, tetapi juga perlu diimbangi perhatian terhadap penggunaan anggaran melalui APBN maupun APBD.
Pada kesempatan yang sama, Kepala KPP Pratama Tasikmalaya, Heri Widyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara DJP, konsultan pajak, dan media massa dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perpajakan.
Ia menyebut konsultan pajak sebagai salah satu mitra DJP yang dapat membantu menyampaikan informasi dan memberikan pemahaman kepada wajib pajak mengenai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Heri juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan otoritas pajak. Menurutnya, isu perpajakan kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menimbulkan kepanikan maupun melakukan tindakan penipuan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau melakukan verifikasi terhadap informasi atau pesan yang mengatasnamakan DJP melalui saluran resmi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
.
“Adapun harapan kami kedepan yakni memberikan dukungan konsultan pajak dan rekan-rekan media dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,
sehingga pemahaman dan kepatuhan perpajakan semakin meningkat,serta masyarakat lebih sadar akan kewajibannya untuk membayar pajak.(MM)
