Aspirasi Jabar || Sumedang – Tongkat kepemimpinan Komando Rayon Militer (Koramil) 1008/Buahdua, Kodim 0610/Sumedang, resmi berganti. Kapten Inf Yayat Sudrajat menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Letu CBA Tri Setyo Utomo dalam acara lepas sambut yang digelar di Aula Desa Buahdua, Selasa (27/10/2026).
Sebelumnya, Letu CBA Tri Setyo Utomo menjabat sebagai Danramil Jatigede. Sementara itu, Kapten Inf Yayat Sudrajat mendapat penugasan baru sebagai Pasi Teritorial Kodim 0610/Sumedang.
Acara tersebut dihadiri Camat Buahdua H. Kiki Hakiki bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala UPT dinas di wilayah Buahdua, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Buahdua, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat sekaligus momentum untuk memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Pergantian Danramil bukan hanya menjadi seremoni serah terima tanggung jawab, tetapi juga membawa harapan terhadap keberlanjutan program pembinaan teritorial di tengah masyarakat.
Koramil memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat. Melalui peran Babinsa dan kegiatan kewilayahan, TNI diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, membantu mengatasi kesulitan masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Hal tersebut sejalan dengan berbagai kegiatan Koramil 1008/Buahdua yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari komunikasi sosial hingga dukungan terhadap kegiatan pemerintahan desa.
Namun, tantangan ke depan tentu tidak cukup dijawab melalui kegiatan seremonial dan pertemuan lintas sektor semata. Konsistensi dalam menjalankan tugas, keterbukaan komunikasi, serta kehadiran aparat yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat menjadi hal penting yang perlu terus dijaga.
Di wilayah Kecamatan Buahdua, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung stabilitas wilayah.
Karena itu, kepemimpinan Danramil yang baru diharapkan dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan sekaligus memperkuat pendekatan kepada masyarakat.
Koordinasi lintas sektor juga perlu terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan di tingkat desa, menjaga kondusivitas lingkungan, serta mendorong semangat gotong royong.
Di sisi lain, masyarakat tentu berharap pergantian kepemimpinan ini tidak sekadar menjadi rotasi jabatan rutin, melainkan juga menghadirkan kesinambungan pengabdian yang nyata.
Kedekatan dengan masyarakat, respons terhadap persoalan di lapangan, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik akan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap aparat kewilayahan.
Acara lepas sambut Danramil 1008/Buahdua tersebut pun menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung keamanan, ketertiban, serta pembangunan di Kecamatan Buahdua.
Dengan kepemimpinan baru di Koramil 1008/Buahdua, harapan terhadap sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat kembali mengemuka. Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa semangat kebersamaan tersebut benar-benar terwujud dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Jurnalis : Aep Mulyana
