-->

Notification

×

Iklan

Pilkades Serentak Buahdua: Enam Kades Terpilih, Hanya Satu Petahana Bertahan

28 Okt 2026 | Oktober 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-28T13:08:25Z


ASPIRASI JABAR || SUMEDANG — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, yang digelar Rabu (28/10/2026), berlangsung lancar. Dari enam desa yang menyelenggarakan pemilihan, muncul nama-nama pemimpin terpilih yang akan mengemban amanah masyarakat untuk periode mendatang.


Salah satu hal yang menarik perhatian dalam kontestasi kali ini adalah persaingan antara calon petahana dan penantang. Dari empat petahana yang kembali berkompetisi, hanya satu orang yang berhasil mempertahankan kepercayaan masyarakat, yakni Karma Adi S. dari Desa Hariang.


Sementara itu, petahana dari Desa Citaleus, Desa Nagrak, dan Desa Sekarwangi harus menerima hasil pemilihan yang tidak berpihak kepada mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa kontestasi Pilkades menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan kembali siapa yang dinilai layak memimpin desa.


Pilkades bukan sekadar pergantian atau keberlanjutan kepemimpinan. Lebih dari itu, hasil pemungutan suara menjadi gambaran pilihan masyarakat sekaligus amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata.


Berikut nama-nama kepala desa terpilih berdasarkan informasi hasil Pilkades yang dihimpun:


1. Desa Hariang ; Karma Adi S.

Satu-satunya petahana yang kembali terpilih.

2. Desa Mekarmukti ; Emod, S.Pd.

3. Desa Citaleus ; Warno

4. Desa Panyindangan ; Omay Suparman

5. Desa Nagrak ; Agus Caca Sumarna

6. Desa Sekarwangi ; Ade Mulyadi


Pelaksanaan Pilkades yang berlangsung lancar patut diapresiasi. Namun, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah hasil pemilihan diketahui. Para kepala desa terpilih dituntut mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang sebelumnya mendukung calon lain.


Kemenangan dalam pemilihan harus menjadi modal untuk menyatukan masyarakat, bukan alasan untuk membeda-bedakan dukungan politik. Transparansi pengelolaan anggaran desa, pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta keterbukaan terhadap kritik harus menjadi bagian penting dari kepemimpinan ke depan.


Terlebih, Kabupaten Sumedang menerapkan sistem Pilkades digital secara serentak pada 28 Oktober 2026 yang berlangsung di 92 desa tersebar di 26 kecamatan 423 TPS dan melibatkan sekitar 270 ribu pemilih. 


Kini, masyarakat menunggu pembuktian dari para pemimpin terpilih. Sebab, ukuran keberhasilan seorang kepala desa bukan hanya seberapa besar kemenangan yang diraih saat pemilihan, melainkan seberapa nyata perubahan dan manfaat yang dirasakan masyarakat selama masa kepemimpinannya.



Jurnalis : Aep Mulyana

×
Berita Terbaru Update