Header Ads

PMDES KARYASARI Laksanakan Gerakan Tanam Dan Pelihara Pohon (GTPP) 50 Juta Pohon Jabar Juara

Aspirasijabar | Garut- Gerakan tanam dan pelihara pohon merupakan gerakan penghijauan yang akan ditanam disepajang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampung Sumur Bandung dan ditempat-tempat lahan tanah Kosong yang ada diwilayah Desa Karyasari Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Jawa Barat. Jum'at, 18/12/2020.

DAS  Kampung Sumur Bandung merupakan kawasan untuk menerima menyimpan dan mengalirkan air hujan yang jatuh melalui sungai untuk menghindari kekeringan di musim kemarau.

Begitupun gerakan tanam dan pelihara 50 Juta pohon merupakan gerakan program Gubernur 
Jawa Barat untuk menuju Jabar juara lahir dan batin, dengan selogan Leuweung hejo rakyat ngejo, leweung ruksak rakyat balangsak.

"Leweung Hejo Rakyat Ngejo, Leweung Rusak Rakyat Balangsak"

Kepala Desa Karyasari Gaya mulyana mengatakan program penanaman dan pemeliharaan pohon itu, merupakan kegiatan penanaman pohon yang di salurkan oleh Dinas perhutanan kabupaten Garut melalui Kecamatan Banyuresmi dan diimplementasikan oleh Pemerintah Desa Karyasari, ucapnya.

Dengan adanya penanaman pohon di lingkungan Desa Karyasari yang berjumlah 4.100 pohon mulai jenis pohon sengon atau yang dinamakan Alba dan dengan 100 pohon mangga dan 100 pohon nangka.

Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan penanaman pohon di lingkungan Desa Karyasari, diharapkan jajaran kepengurusan supaya bisa memperhatikan dari awal penanaman sampai jenjang untuk pemeliharaannya.

Begitupun dikarenakan cuaca situasi dan kondisi seperti sekarang lagi musim pandemi Covid-19, mudah-mudahan sirkulasi udara bisa terserap dengan adanya penghijauan dilingkungan masing-masing, dan untuk diperhatikan juga supaya pohon tersebut bisa menunjang ke jenjang aspek kehidupan, ujarnya.

Camat Banyuremi H. Jujun Juhana, S. Sos, M.Si menyampaikan kegiatan penanaman pohon ini, bersumber dari perhutanan yang didrop dari perhutanan wilayah V Jawa Barat, dan Alhamdulillah proses penanaman pohon berjalan sesuai rencana, ucapnya.

Menurutnya tujuan dari penanaman pohon diharapkan dapat mengembalikan kelestarian alam apakah itu menahan longsor, serta mengembalikan sumber-sumber mata air, di mana pada saat ini dari hasil peninjauan lapangan air sekarang itu sudah berkurang.
Selain itu, penanaman pohon juga menjadikan sebagai sumber oksigen yang lebih banyak sehingga dapat mengurangi polusi udara yang kotor, semoga dengan kegiatan ini mudah-mudahan bisa mengurangi angka penderita dari pada penyebaran virus Corona Covid-19, pungkasnya.

PLT Ka. Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah V Dishut Prov Jabar, Ir. Endang Suhendang M.M, menjelaskan penanaman dan pelihara pohon 50 juta pohon itu yang direncanakan itu berdasarkan surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor : 152/2.4.14/17 Bulan September tanggal 9 Februari 2020, surat Bupati Garut, surat keputusan Kepala Dinas Provinsi Jakarta dan surat pekerjaan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Barat.

"Gerakan ini merupakan gerakan partisipasi masyarakat yang dipelopori oleh ASN, Supervisi Jawa Barat, termasuk ASN Kabupaten, dan ASN  Provinsi Jawa Barat"

Begitu pun pohon yang di Drop Dinas Perhutanan merupakan dari sumbangan semua ASN dari berbagai golongan yang ada di Jawa Barat dengan variasi pemberinya mulai dari 10 pohon hingga 100 pohon, hingga sampai saat ini pohon dari berbagai jenis sudah terkumpul 23 Juta pohon, dari yang ditargetkan 50 Juta pohon. Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Danramil 1110/Banyuresmi Kapten INF. Enjang Santana, didampingi  Empat Anggota Koramil, Dedi Suhandi, SP (Koordinator), Uun Gunawan, SH (Pengelola), Euis Lenawati, MP (Analis Hasil Hutan), Sulton Hasanuddin, MP (Analisis Konservasi),

Endang Suryadi (PPL Perhutanan), Dian Herdiana, Rahmat Mulyadi, MP,  Rasja, Saepudin Anwar, MP, Bhabinkantibmas Desa Karyasari Bripka Riki Mardiana, Babinsa Pelda Samadin, ketua Rw dan tokoh masyarakat Desa Karyasari.

(BENI).

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.