-->

Notification

×

Iklan

Studi Banding ke KP2C : 80 Kepala BPBD Pelajari Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat

19 Nov 2025 | November 19, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-19T14:29:55Z



Aspirasi Jabar || BOGOR. KP2C - Sebanyak 80 Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Indonesia  melakukan kunjungan ke KP2C untuk mendengarkan paparan langsung  tentang Sistem Peringatan Dini  Banjir Berbasis Masyarakat yang dikembangkan secara resmi oleh  Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) sejak 2016. 


Mereka diterima Pengurus KP2C di Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) yang dilanjutkan dengan diskusi di Dermaga6, Desa Wisata Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu. (19/11/2025).


"Kegiatan ini terealisasi setelah Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat yang digagas KP2C dijadikan replikasi nasional,"  jelas Ketua KP2C, Puarman,  di depan 80 Kepala BPBD Provinsi dan Kabupaten-Kota se Indonesia yang dibawa Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) BNPB  ke "markas" KP2C. 


Dalam paparannya, Puarman juga menjelaskan secara rinci tentang efektivitas Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas yang dikembangkan KP2C dan terbukti  efektif meminimalisir dampak banjir.


Sebelumnya, peserta  yang tengah mengikuti program Senior Disaster Management Training (SDMT) ini mengikuti pembekalan di Kantor Bupati Bogor. Setelahnya, dengan menggunakan tiga bus, mereka juga meninjau  lokasi P2C (Pertemuan Cileungsi Cikeas) di perbatasan Kabupaten Bogor-Kota Bekasi. 


Mereka baru mengetahui anggota KP2C mencapai 41.000 orang yang semuanya merupakan korban banjir terdampak sungai Cileungsi, sungai Cikeas dan Kali Bekasi.


Menurut Puarman, pertemuan di pinggir sungai Cikeas nan asri dan indah ini berlangsung sangat menarik dan interaktif.
Banyak dari mereka yang berencana kembali lagi dengan membawa tim untuk sama- sama belajar.
Bahkan ada beberapa yang akan mengundang KP2C ke wilayah mereka.


Jurnalis : Jay. 


Editor     : Asp. SP. 
×
Berita Terbaru Update