Aspirasi Jabar Morotai - Memaknai kembali hikmah dari peristiwa Isra dan Mi’raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menggelar kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Tingkat Kabupaten Pulau Morotai 1447H/2026 Masehi (19/01/26).
Tampak hadir pada acara tersebut Bupati Pulau Morotai yang diwakili Sekretaris Daerah, Muhammad Umar Ali. SE, Asisten I, Alfata Sibua, Asisten II, Marwan Sidasi, Staf Ahli Bid. Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan para Kepala OPD Para Camat Morotai Selatan, para Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Pulau Morotai, ASN.
Rektor Universitas Pasifik Morotai Irfan H. Abd Rahman. S.T. M.T dalam arahannya menyampaikan bahwa Apel Gabungan ini merupakan Agenda Wajib yang dilaksanakan di seluruh Indonesia yang harus kita laksanakan.
Melaksanakan isra mi'raj dalam banyak pandangan ulama menyebutkan bahwa isra mi'raj itu hukumnya mubah bisa dilaksanakan dan dia menjadi sunnah karena terdapat nilai-nilai Islam atau memperkuat nilai keislaman kita melalui salat hadirin yang saya hormati melalui momentum refleks sebagai operator sipil negara perjalanan spiritual yang agung Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengapa Allah subhanahu wa ta'ala tidak langsung memanggil dari Masjidil haram tetapi kemudian harus diperjalankan pada malam hari itu menunjukkan bahwa bapak ibu sekalian ada dimensi horizontal ada berbagai tumbuhan yang mesti dilihat dimaknai oleh kita sebagai aparat pagi kita berangkat dari rumah menuju kantor mungkin di kiri kanan kita masih terdapat persoalan masyarakat yang mesti kita ambil hikmahnya mesti kita ambil untuk dijadikan program sehingga apa perjalanan horizontal harus dimaknai secara luas tidak hanya sekedar secara tidak hanya sekedar berjalan dan perpindahan dari titik b namun harus dijadikan sebagai ruang pengertian kita untuk mengumpulkan berbagai realitas sosial kita.
Bapak ibu hadirin yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta'ala Ibnu Arabi menafsir isra mi'raj dalam pendekatan atau batin menyebutkan manusia memiliki potensi mikros tidak hanya di monopoli oleh Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam itu dapat dilakukan dengan peningkatan kualitas baik kualitas spiritual maupun kualitas sosial kemasyarakatan kita peningkatan sosial di masyarakat kita dengan melakukan berbagai bentuk refleksi pengabdian kepada publik Allah subhanahu wa ta'ala berfirman subhanallah yang berarti kata api di situ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam diangkat oleh Allah subhanahu wa ta'ala didasari oleh pengabdian yang tulus tanpa pamrih tanpa apapun yang ia harapkan kecuali ridho Allah subhanahu wa ta'ala dalam konteks kekinian ASN Kabupaten Pulau Morotai juga harus menunjukkan keterusannya dalam mengabdi baik mengabdi kepada Allah subhanahu wa Ta'Ala kepada masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai.(oje)


