Aspirasi jabar || Purwakarta - - Ormas GRIB Jaya mendatangi PT. Arita Prima Indonesia Tbk di Purwakarta, mencari legal perusahaan atas nama Sugiri yang dianggap tidak sopan. Aksi ini dipicu oleh perkataan Sugiri yang dinilai menantang GRIB Jaya saat kunjungan silaturahmi Jum'at (09/01/26).
Menurut Ketua DPC GRIB Jaya Purwakarta, Haji Trisna, saat melakukan safari silaturahmi ke perusahaan-perusahaan di Purwakarta, ia dan seorang anggota lain datang ke PT. Arita dengan santun. Namun, mereka mendapat sambutan yang kurang baik dari Sugiri.
Haji Trisna mengaku tersinggung dengan perkataan Sugiri, sehingga ia memenuhi tantangan tersebut dengan mendatangkan ratusan anggota GRIB Jaya. Sayangnya, saat GRIB Jaya mendatangi PT. Arita, baik Sugiri maupun Satrio (yang mengaku orang pusat) tidak ada di lokasi.
"Saya sangat tersinggung, kenapa legal PT. Arita berkata seperti itu? Maka dari itu saya penuhi keinginannya dengan menghadirkan kurang lebih 200 anggota, namun disayangkan baik Sugiri atau Satrio tidak ada di lokasi perusahaan. Kita hanya berdiskusi dan menceritakan hal tersebut kepada APH yang ada, selanjutnya kita membubarkan diri dengan tertib tanpa penyelesaian yang jelas," ungkap Haji Trisna.
Bang Leman, lembaga pembela hukum ormas GRIB Jaya DPC Purwakarta, menambahkan, "Saya akan terus cari mereka bila perlu sampai kantor pusat sana, sampai dengan mereka bertanggung jawab dengan apa yang telah disampaikan."
Laporan : Yan
