-->

Notification

×

Iklan

GRIB Jaya Unjuk Rasa di PT. Metro Pearl Indonesia Purwakarta, Tuntut Tanggung Jawab Kasus Dugaan TPKS dan Perizinan

11 Jan 2026 | Januari 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-11T16:37:42Z


 
Aspirasi Jabar || Purwakarta, - Ormas GRIB Jaya menggelar unjuk rasa di PT. Metro Pearl Indonesia Purwakarta, menuntut tanggung jawab perusahaan terhadap korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta mempertanyakan izin Amdal Lalin dan SLF.

 
Kasus dugaan TPKS yang dilakukan atasan terhadap anak buah di PT. Metro Pearl Indonesia menjadi perhatian utama. GRIB Jaya menilai perusahaan tidak bertanggung jawab atas trauma yang dialami korban.

 
Dalam aksi tersebut, GRIB Jaya merasa PT. Metro Pearl Indonesia tidak bersedia berdiskusi dengan baik. Haji Trisna, Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Purwakarta, menyayangkan tindakan perusahaan yang justru mengerahkan preman saat aksi berlangsung.
 

"Saya heran, bukan saya tidak mendukung investasi di Purwakarta ya, tapi kok perusahaan kita kunjungi malah kita dibenturkan sama preman. Untung aja judul kita aksi damai, sebisa-bisa anak buah saya, saya tahan untuk tidak terprovokasi oleh preman gak jelas itu," ujar Haji Trisna.


 
Meskipun sempat ada provokasi, aksi tetap berjalan damai. Namun, sayangnya, Pak Anto yang dituju enggan menemui massa GRIB Jaya.

 
"Jika dirasa ratusan orang kemarin tidak membuka hati dan pikiran Pak Anto, saya akan siapkan ribuan anggota GRIB Jaya agar bisa membuka mata didengar oleh telinga dan hati Pak Anto (diketahui salah satu direktur PT. Metro) sampai beliau dapat berdiskusi dengan kami," lanjut H. Trisna.

 
Haji Trisna juga mempertanyakan transparansi CSR dan TJSL perusahaan. Ia khawatir hal tersebut menjadi agenda cuci uang dan rakyat menjadi korban. "Sudah macet terus di jalan, rakyat tidak merasakan dampak positif dengan adanya aktivitas tersebut," pungkasnya.

Laporan : YN
×
Berita Terbaru Update