Aspirasi Jabar || Sumedang - Komitmen DPRD Kabupaten Sumedang dalam memastikan aspirasi masyarakat benar-benar masuk dalam perencanaan pembangunan daerah kembali ditunjukkan melalui pengawalan langsung Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026, Senin (9/2/2026)
Memasuki hari kedua pelaksanaan, Musrenbang digelar serentak di lima kecamatan, yakni Ganeas, Tanjungkerta, Paseh, Darmaraja, dan Tanjungsari. Forum strategis ini menjadi ruang penting bagi masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menyatukan pandangan demi arah pembangunan Sumedang ke depan.
Kegiatan Musrenbang di masing-masing kecamatan dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Sumedang, perwakilan BAPPERIDA, para camat, kepala desa, serta ketua Forum Musrenbang Kecamatan. Kehadiran lintas unsur tersebut mempertegas bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya bersifat administratif, melainkan hasil dialog dan kesepakatan bersama.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan camat setempat, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari BAPPERIDA Kabupaten Sumedang serta anggota DPRD. Suasana forum berlangsung dinamis saat sesi tanya jawab, di mana berbagai usulan, masukan, dan persoalan kewilayahan disampaikan secara terbuka. Musrenbang kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan hasil musyawarah.
Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD yang menjadi narasumber menekankan pentingnya menggali dan mengembangkan potensi unggulan daerah. Menurut mereka, setiap kecamatan memiliki kekhasan yang jika dikelola secara tepat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, DPRD juga memaparkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumedang yang menitikberatkan pada pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Anggota dewan menegaskan bahwa hasil Musrenbang kecamatan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan perencanaan di tingkat kabupaten.
Dengan pengawalan langsung dari DPRD, diharapkan hasil Musrenbang tidak berhenti sebagai dokumen formal semata, melainkan benar-benar diwujudkan dalam program dan kegiatan pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumedang secara luas.
Jurnalis : Aep Mulyana
