Aspirasi jabar || Sumedang – Jalur Lingkar Utara Jatigede kembali dilanda longsor pada Kamis sore (22/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Material tanah dan batu yang menutup badan jalan menyebabkan arus lalu lintas terhenti total. Kendaraan, terutama roda empat, tidak dapat melintas.
Peristiwa longsor terjadi secara tiba-tiba saat kondisi cuaca di wilayah tersebut diguyur hujan. Tebing di sisi jalan dilaporkan ambrol dan menimbun sebagian besar badan jalan, sehingga akses penghubung kawasan utara Bendungan Jatigede itu lumpuh seketika.
Sejumlah pengendara yang melintas terpaksa memutar balik karena jalan tidak bisa dilewati. Kendaraan roda dua pun hanya bisa melintas dengan sangat hati-hati, sementara mobil sama sekali tidak dapat melintas akibat tumpukan material yang cukup tebal.
Jalur Lingkar Utara Jatigede sendiri merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan sejumlah desa di kawasan sekitar bendungan. Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah, jalan tersebut juga kerap dimanfaatkan masyarakat sebagai akses menuju kawasan wisata Jatigede.
Warga sekitar berharap penanganan cepat segera dilakukan agar akses kembali normal. Mengingat jalur tersebut cukup rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi, dibutuhkan langkah antisipasi dan penguatan tebing untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun arus lalu lintas di lokasi masih terhenti sambil menunggu proses pembersihan material longsoran.
Jurnalis : Aep Mulyana

