Aspirasi jabar || Bandung — Persib Bandung kembali menunjukkan kelasnya. Pada pekan ke-22 BRI Super League, Maung Bandung sukses menaklukkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026). Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga penegasan dominasi di puncak klasemen.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib tampil agresif di hadapan puluhan ribu bobotoh. Namun, laga berjalan ketat. Selepas menit ke-30, jual beli serangan tak terhindarkan. Kedua tim saling menekan dan menciptakan peluang, tetapi disiplin lini belakang masing-masing membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas tekanan Persib meningkat. Lima menit selepas jeda, kebuntuan akhirnya pecah. Pada menit ke-50, Andrew Jung menjadi pembeda. Memanfaatkan sepak pojok yang terukur, ia melompat paling tinggi dan menanduk bola ke dalam gawang Persita. Gol! Skor berubah 1-0 dan GBLA pun meledak dalam sorak gemuruh.
Getaran euforia paling terasa dari Tribun Timur. Mayoritas pendukung yang tergabung dalam Viking Persib Club di bawah komando Tobias Ginanjar tampil militan. Dua capo energik, Keling dan Arvio, tanpa lelah menggerakkan nyanyian dan koreografi, membuat atmosfer stadion semakin membara. Lagu-lagu dukungan menggema, membentuk gelombang suara yang menggetarkan stadion dan membakar semangat para pemain di lapangan.
Hingga peluit panjang berbunyi, keunggulan Persib tetap terjaga. Pertahanan solid dan organisasi permainan yang rapi menjadi kunci keberhasilan mengamankan tiga poin krusial.
Hasil ini membuat Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan 50 poin dari 21 pertandingan. Pangeran Biru unggul tiga angka atas Persija Jakarta yang terus membayangi, bahkan masih menyimpan satu laga lebih banyak. Sementara itu, Persita Tangerang harus puas tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 35 poin.
Kemenangan ini bukan hanya tentang skor akhir. Ini tentang konsistensi, mental juara, dan kekuatan kolektif baik di lapangan maupun di tribun. Saat tim bertarung menjaga asa, Viking tak pernah berhenti bersuara. Di GBLA, kemenangan terasa lengkap: tiga poin diraih, dan semangat juang kian membara.
Jurnalis : Aep Mulyana