Aspirasi Jabar || Sumedang - Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Sebelas April (UNSAP) Sumedang di Kecamatan Buahdua berlangsung penuh makna. Tidak hanya menjadi ajang perpisahan dan evaluasi pengabdian, momen tersebut juga diisi dengan aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung PGRI Kecamatan Buahdua, Kamis. (12/2/2026), diinisiasi langsung oleh Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki. Aksi sosial ini melibatkan mahasiswa KKN UNSAP yang sebelumnya melaksanakan pengabdian di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Buahdua, serta unsur masyarakat dan aparatur kecamatan.
Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus penutup yang berkesan bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan masa KKN mereka.
“Penutupan KKN bukan hanya seremoni, tetapi harus memberikan manfaat yang luas. Donor darah ini adalah wujud kolaborasi antara pemerintah kecamatan, PMI, dan mahasiswa dalam menumbuhkan semangat kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja di desa, tetapi juga membawa nilai-nilai sosial dan kepedulian yang bisa menginspirasi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan pada kesempatan lainnya.
Sementara itu, perwakilan PMI menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan pihak kecamatan dan mahasiswa. Donor darah, kata mereka, sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasien di wilayah Sumedang dan sekitarnya.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari.
Mahasiswa, perangkat desa, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam membangun masyarakat.
Penutupan KKN UNSAP di Kecamatan Buahdua pun berakhir dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Tak sekadar meninggalkan laporan kegiatan, para mahasiswa juga meninggalkan jejak kemanusiaan yang diharapkan memberi dampak nyata bagi sesama.
Jurnalis : Aep Mulyana
Editor : Asp. SP.
