-->

Notification

×

Iklan

Sentuhan Qurani di Hari Pertama Ramadan 1447 H: Camat H. Kiki Hakiki Gagas “Ngaku Bakar Tandu” dan “Bakul Dadu” di Kantor Kecamatan Buahdua

19 Feb 2026 | Februari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-19T12:13:46Z

Aspirasi jabar || Sumedang — Memasuki hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, suasana berbeda terasa di lingkungan Kantor Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, bersama jajaran staf mengawali bulan suci dengan kegiatan Ngaji Qur’an Bareng Karyawan Kecamatan Buahdua yang dikemas dalam program bertajuk “Ngaku Bakar Tandu”, serta pembiasaan Kultum Ba’da Duhur (Bakul Dadu).


Kegiatan tersebut menjadi langkah awal membangun atmosfer kerja yang lebih religius, harmonis, dan penuh semangat pengabdian di bulan penuh berkah.
Sejak pagi, para pegawai tampak antusias mengikuti tadarus bersama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari ruang kantor, menghadirkan ketenangan sekaligus energi spiritual yang menguatkan.


Dalam keterangannya, H. Kiki Hakiki menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum memperbaiki kualitas diri dan pelayanan publik.


“Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari hal-hal yang bisa mengurangi kualitas pengabdian. Justru di bulan ini, semangat kerja harus semakin baik karena diniatkan sebagai ibadah,” ujarnya.


Program Ngaku Bakar Tandu dirancang sebagai agenda rutin selama Ramadan, melibatkan seluruh pegawai secara bergiliran dalam membaca dan menyimak Al-Qur’an. Selain memperdalam nilai spiritual, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan kekompakan tim.


Sementara itu, Bakul Dadu menjadi ruang refleksi harian melalui kultum singkat setelah salat Zuhur. Materi yang disampaikan beragam, mulai dari pentingnya keikhlasan dalam bekerja, menjaga amanah jabatan, hingga etika pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai Islam.


Kehadiran dua program tersebut disambut positif para pegawai. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih humanis dan penuh tanggung jawab.


Dengan inisiatif ini, Kecamatan Buahdua menunjukkan komitmennya untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum pembenahan moral aparatur sekaligus penguatan integritas pelayanan. Di hari pertama Ramadan 1447 H, semangat Qurani telah ditegaskan: kantor bukan sekadar tempat bekerja, tetapi juga ruang menanam nilai dan memperkuat pengabdian.


Jurnalis : Aep Mulyana
×
Berita Terbaru Update