Aspirasi Jabar || Sumedang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Buahdua memicu longsoran batu dari tebing bukit yang menutup sebagian ruas jalan Sumedang–Buahdua, tepatnya di Blok Ciberecek, Desa Cilangkap Kecamatan Buahdua, Kamis (12/3/2026) sore.
Mengetahui kejadian tersebut, anggota Polsek Buahdua bersama warga setempat langsung turun ke lokasi untuk membersihkan material batu yang menutup badan jalan. Upaya gotong royong itu juga melibatkan Babinsa serta unsur Pemerintah Desa Cilangkap.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Batu berukuran cukup besar yang berasal dari lereng bukit tiba-tiba meluncur ke badan jalan setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur penghubung antarwilayah itu sempat terganggu.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas dan masyarakat bahu-membahu memindahkan batu dan material longsoran agar akses jalan dapat kembali dilalui kendaraan.
Kapolsek Buahdua melalui anggotanya menyampaikan bahwa langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kemacetan serta menghindari potensi kecelakaan bagi pengendara yang melintas di jalur tersebut.
“Begitu mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi bersama warga untuk membersihkan batu yang menutup jalan agar arus lalu lintas kembali lancar,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Blok Ciberecek sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan longsor di jalur jalan raya Sumedang–Buahdua, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi. Kondisi tebing yang curam membuat kawasan tersebut kerap mengalami pergerakan tanah maupun longsoran batu.
Masyarakat dan para pengguna jalan pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
Jurnalis : Aep Mulyana