-->

Notification

×

Iklan

Pemkab Karawang Dapat Apresiasi Menteri Sosial atas Keberhasilan Implementasi UHC dan Penguatan Data Sosial Ekonomi

4 Mar 2026 | Maret 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T15:30:26Z


Aspirasi Jabar || Karawang, 26 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Karawang mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas capaian realisasi Universal Health Coverage (UHC) 100 persen sebagai bentuk komitmen menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

 
Kunjungan kerja Saifullah Yusuf bersama Yandri Susanto dalam rangka Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) berlangsung di Aula Husni Hamid, Kamis (26/2). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE, jajaran Forkopimda, anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka, unsur TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, kepala OPD, camat, kepala desa, operator SIKS NG, serta relawan se-Kabupaten Karawang.

 
Bupati Aep Syaepuloh menilai pentingnya validitas data sosial ekonomi sebagai dasar utama penyaluran bantuan dan program afirmasi agar tepat sasaran. Ia menegaskan, data yang akurat akan memperkuat kebijakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa keberhasilan Pemkab Karawang dalam mengimplementasikan UHC merupakan bukti nyata upaya pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial dan layanan kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya verifikasi dan pemutakhiran data secara berkelanjutan serta pelaksanaan mekanisme penonaktifan peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria secara bertahap dan transparan.
 

Menurut Saifullah, selama satu tahun terakhir, semua tingkatan di daerah telah aktif melakukan verifikasi dan pemutakhiran data sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Data yang diperoleh tidak hanya menjadi dasar penyaluran bansos, tetapi juga menjadi acuan pembangunan desa, seperti program rumah layak huni dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
 

Yandri Susanto menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif dari tingkat desa sangat penting dalam memastikan validitas data sosial ekonomi. Mekanisme ini, menurutnya, membuat proses pendataan lebih transparan, akuntabel, dan mampu meminimalisasi potensi ketidaktepatan sasaran.
 

Selain keberhasilan dalam hal kesehatan, Kabupaten Karawang juga mendapatkan apresiasi atas keberhasilan menyalurkan bantuan sosial berupa sembako, PKH, bantuan pangan, santunan yatim piatu, dan PBI-JK kepada 181.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp585,787 miliar.
 

Melalui sinergi yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Karawang optimistis bahwa implementasi DTSEN akan semakin memperkuat ketepatan sasaran bantuan sosial, meningkatkan kualitas layanan publik, dan mempercepat pembangunan kesejahteraan sosial di masa mendatang.
 
(Newsroom Diskominfo)
×
Berita Terbaru Update