Header Ads

Kepala Dinas Kominfo, Pemerintah Kota Palembang : PSBB Bertujuan Untuk Meningkatkan Tingkat Kesadaran Dan Disiplin Masyarakat



Aspirasijabar.net, Palembang- Menindaklanjuti pemberitaan beberapa hari lalu diduga acara open house Halal bi halal di Rumah Pribadi Walikota Palembang Harnojoyo Minggu kemarin(24/05)
Dijalan  Alamsyah Ratu Prawira Musi2 palembang provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Kominfo, Pemerintah Kota Palembang Edison menjelaskan bahwa soal adanya kerumunan orang banyak yang diduga acara halal bil halal di kediaman pribadi Wali Kota Palembang, Harnojoyo di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Palembang saat Idul Fitri 1441 Hijriyah, pada, Minggu kemarin (24/05) hanya sebatas keluarga saja yang hadir Bebernya.

Tambahnya ” Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini sedang memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar. red) di Kota Pempek tersebut. Dimana kata dia PSBB ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan sehingga dapat memutuskan mata rantai penularan atau penyebaran virus covid 19 di Kota Palembang.pada malam Kamis(28/05/2020)

Namun soal beredarnya video open house yang membuat hebih masyarakat karena diduga ada kegiatan halal bil halal kediaman pribadi Wali Kota Palembang, Harnojoyo di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Palembang saat Idulfitri 1441 Hijriyah, Minggu kemarin (24/05). Edison membenarkan apa yang disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Adrianus Amri.

Dimana Adrianus saat dikonfirmasi wartawan mengatakan sebenarnya tidak ada agenda open house di rumah dinas maupun pribadi Wali Kota Palembang, baik untuk kedinasan maupun warga sekitar.

Adrianus menjelaskan bahwa di rumah pribadi Wako Palembang ketika itu ada agenda zoom meeting bersama Gubernur Sumsel. Sehingga, beberapa dinas mendampingi jika nantinya ada pertanyaan terkait kedinasan. 

“Jadi mereka mendampingi di rumah pribadi Wali Kota Palembang. Tapi, tidak banyak yang hadir,” kata Adrianus pada, Senin (25/05) itu.



Kemudian Adrianus juga menjelaskan bahwa acara hiburan yang terlihat di video tersebut hanyalah untuk keluarga dan kerabat terdekat. Bukan, untuk open house masyarakat.

Bahkan, menurut dia, tamu pejabat dan keluarga yang hadir pun di filter terlebih dahulu dan melewati protokol kesehatan yang telah ditentukan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan lain sebagainya.

Ia juga mengakui kalau banyak masyarakat sekitar yang datang. Pihaknya pun meminta untuk pulang karena kondisi pandemi saat ini sehingga masyarakat diharapkan memakluminya. “Jadi acara kemarin di kediaman pribadi hanya untuk keluarga saja,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pemkot Palembang kini telah memberlakukan PSBB di Kota tersebut sejak 21 Mei lalu. Namun pantauan di lapangan masih banyak pelanggaran yang ditemukan diantaranya berboncengan bermotor dengan alamat yang berbeda.

Meskipun begitu, belum ada penindakan yang dilakukan. Lantaran, masih dalam tahap sosialisasi. Sanksi pun bakal diberlakukan pada H+2 besok. Sehingga, bagi para pelanggar akan diberikan sanksi.(FH)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.