Header Ads

Oknum Guru Honorer di SDN Talud, Mengamuk Saat Melintasi Pos Covid-19 di Desa Talaitad



Aspirasijabar || MINSEL - Seorang lelaki yang diketahui berinisial NW alias Nofly warga Desa Talaitad Utara, Kecamatan Suluun Tareran (Sulta), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terlibat perdebatan dengan petugas Covid-19 di Desa Talaitad, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Selasa (17/6/2020) yang lalu

Kejadian ini ternampak dalam video yang beredar, bahwa NW tersebut keluar dari kendaraannya sembari marah-marah kepada petugas Posko

Bahkan dalam Video, NW yang diketahui bertugas sebagai seorang Guru Honorer di salah satu SD di Desa Talaitad, sempat terjadi adu argumen antara Petugas Posko yang berjaga dilokasi Pos pantau Desa Talaitad, Kecamatan Suluun Tareran

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 02:30 siang, Nofly berdebat dengan Petugas Pos Covid-19 yang pada saat itu jadwalnya adalah Perangkat Desa Talaitad dan Ormas LMI

Menurut Roy Pomantou salah satu petugas yang pada saat itu berada di Posko ketika dihubungi mengatakan, NW dari arah Desa Wiau Lapi menuju ke Desa Talaitad Utara (kampung halamannya), hendak melintasi Pos Covid-19 Desa Talaitad, namun Portal masih tertutup.

Sehingga ketika petugas Posko ingin membuka Portal yang masih tertutup, portal yang belum sempat terbuka penuh, NW langsung masuk sehingga bagian atas Mobil yang dikendarai NW, terkena Portal yang terbuat dari Bambu. Disitulah NW Emosi dan marah-marah ke petugas Portal, sehingga mengeluarkan kata-kata mengancam untuk membongkar Posko Covid-19 di Desa Talaitad 

Roy yang dijadwalkan menjaga Posko tersebut juga mengatakan bahwa, memang sebelumya NW katanya setiap melintasi Portal Desa Talaitad ketika dimintai sedikit waktu untuk cuci tangan dan tes suhu, NW terkesan cuek-cuek saja, bahkan NW menurutnya pernah mengatakan "Dola-dola cuma beking lama perjalanan" (ucap NW dengan logat Manado)

Prilaku NW ini diduga sengaja dilakukan untuk pelampiasannya yang tak terima adanya Posko Penanggulangan Pencegahan Covid-19.

Dengan adanya hal tersebut, Hukumtua Desa Talaitad Jefry Weol ketika ditemui mengatakan bahwa, tidak terima atas perilaku oknum NW. Beliau mengatakan, Pemdes telah mengeluarkan aturan yang berlaku di Pos Covid Desa Talaitad, sesuai dengan aturan yang berlaku oleh pemerintah pusat dengan Protokol Kesehatan. 

Selain itu katanya, Pemdes dan Relawan juga berlakukan aturan bagi pengendara orang dalam yang melintas di Pos Covid-19 di Talaitad, wajib pakai masker, cuci tangan dan tes suhu tubuh, dan bagi orang luar Desa Talaitad harus memiliki surat keterangan

Dengan adanya kejadian ini, Pemdes Talaitad akan bertindak lebih lanjut untuk melapor Oknum NW ke aparat Kepolisian dalam hal ini Polsek Tareran untuk diproses      (A'Run)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.