Ketua BPD Desa Banyuresmi Tindak Lanjut Rumah Tidak Layak Huni -->

Ketua BPD Desa Banyuresmi Tindak Lanjut Rumah Tidak Layak Huni

Jan 23, 2021, January 23, 2021
Pasang iklan
Aspirasijabar | Garut- Dua hari yang lalu rumah tidak layak huni dirobohkan oleh waraga, dan akan dibangun oleh salah seorang donatur warga Desa Banyuresmi yang merasa khawatir roboh menimpa keluarga saat musim hujan.

Ketika ditemui salah satu pemilik rumah Dudi Rahmat (45 Th) bertempat di kampung Pasirsalam RT.02/03 Desa Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Jum'at, 22/01/2021.

Ia mengakui rumahnya sudah 15 Th dibangun, tetapi selama dua tahun terakhir mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan rumahnya mau roboh, terkait bantuan pemerintah keluarganya sebagai penerima PKH, dan BPNT, Ucapnya

Menurut warga Ohan Gunawan (59 Th) mengatakan, "Rumah Dudi dirobohkan oleh warga pada hari Kamis, 21/01/2021 sekitar pukul 06.³⁰ WIB dilakukan secara bergotong royong hingga pukul 14.³⁰ WIB. Dihawatirkan Roboh, katanya.

Lanjut Ohan rumah ini akan dibangun oleh salah seorang warga yang masih keturunan kampung pasir salam bernama Pak Ahid (40 Th), Alhamdulillah bahan material telah diterima kayu kelapa 2 kubik, kayu jati dan kayu mahoni 1,5 kubik, serta bantuan sembako dari warga masyarakat, sementara bantuan pemerintah Desa belum ada, ujarnya.

Ketua Rw. 03 Aceng Sumarno (60 Th) menjelaskan "Selama menjadi ketua Rw sejak tahun 2015 sampai 2021 pembangunan rultilahu baru ada satu, dan perbaikan sarana madrasah, semantara untuk pembangunan infrastuktur jalan lingkungan itu tiap tahun ada" ungkapnya.

"Menurutnya rumah ini telah diajukan untuk program rultilahu selama 4 kali musdes sejak Tahun 2017, 2018, 2019, 2020, tetapi belum ada realisasi" ujarnya.

Ditempat terpisah Ketua BPD Desa Banyuresmi Usad Cepi Nurjaman, S.Ag saat ditemui di kantor Desa Banyuresmi menjelaskan, 
"Pemilik rumah tersebut adalah masih saudara (Keponakan), sebelum kejadian dirobohkan warga, kami telah menawarkan kepada ketua Rw, pihak Desa hanya bisa membantu memberikan bahan material tetapi tidak ada untuk upah kerja, karena anggaran untuk program rultilahu belum ada, waktu itu Pak Rw-nya tidak menyanggupinya"

Lanjut Cepi terkait informasi selama 4 kali musdes ia menanggapi itu mungkin salah memahami, sesuai data ajuan rumah tersebut sejak Musdes tahun 2019 untuk penggunaan Dana Desa untuk khusus Rutilahu baru ada Kodrek (Kode rekeningnya) yang akan direalisasikan tahun 2020 diarahkan ke BLT Desa, sementara untuk tahun 2018 belum ada Kodrek untuk rultilahu,
ada juga pengajuan lewat Aspirasi dan program APBD Kabupaten Garut, tandasnya.

Sekretaris Desa Banyuremi Cep Zaki Mubarok menjelaskan, "Desa Banyuresmi pada Tahun 2019 telah mengajukan 40 Rultilahu kepihak Kabupaten Garut, tetapi baru terealisasi baru satu rultilahu yang memiliki kriteria khusus seorang janda yang memiliki anak yatim, dan jompo sesuai BNBA (Nama dan alamat yang sudah ditentukan pihak DPMD)" tegasnya.

Terkait tindak lanjut pembangunan rutilahu sekarang pihak desa akan siap membantu kekurangannya yang diperkukan seperti kata ketua BPD, tidak lupa ucapan terimakasih kepada warga masyarakat Rw 03 dan pihak donatur yang telah membantu perbaikan rumah Pak Dudi, tuturnya.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa Banyuresmi Ahmad Hidayat melalui pesan Whatsapnya menjelaskan, "Program rutilahu Pemerintah Desa mau merealisasikan tahun 2020 tetapi batal dikarenakan ada peralihan ke BLT Desa Bansos Covid-19", tetapi hasil Musdes Tahun 2021 sudah menetapkan lagi bahwa pembangunan rutilahu Insyaalloh akan di realisasikan tahun ini.

Saya mengucapkan terimakasih bagi para donatur yang berkeinginan untuk menyumbangkan sebagian rizkinya mudah-mudahanan ada donatur-donatur yang lainnya yang dengan tulus ikhlas untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu, Pungkasnya.

( Beni ).

TerPopuler