Aapirasi Jabar || Morotai - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Pulau Morotai hari ini/Kamis, 13 November 2025 resmi dilantik oleh Ketua Umum Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Maluku Utara (MPH PGIW Malut), Pdt. Prof. Dr. Julianus Mojau, M.Th., yang bertempat di Graha Bethany Tobelo, Halmahera Utara.
Pelaksanaan pelantikan dilakukan secara bersama untuk lima Kabupaten/Kota di Maluku Utara yaitu Halmahera Utara, Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Barat dan Halmahera Tengah. Sementara untuk Kota Tidore Kepulauan telah dilaksanakan pelantikan pada Oktober lalu dan Kota Ternate akan dilaksanakan pada 20 November 2025 di Kota Ternate.
Untuk Kabupaten Pulau Morotai, Pdt. Refly R. Lahengking, M.Th., terpilih sebagai Ketua Umum PGID pada pemilihan tanggal 4 Oktober 2025 di Tobelo, Halmahera Utara oleh 14 Gereja/Sinode anggota di Maluku Utara, Pdt. Ferry Pansing, A., M.Th., sebagai Sekretaris Umum dan Elen Oly Laisina, S.Sos., sebagai Wakil Sekretaris Umum serta Bendahara Umum Pdt. Adrianus Jamlean, S.Th., dan Pdt. Marni Mais, S.Th., sebagai Wakil Bendahara Umum.
Selanjutnya pengurus lain diikuti oleh 4 orang Ketua dengan bidang kerja masing-masing dan 6 anggota pengurus. Pdt. Janeman J. Pieter, S.Th (Ketua I), Pdt. Delson Kodobo, S.Pd.K (Ketua II), Pdt. Adlis Iwisara, S.Th., (Ketua III), Pdt. Stella Manuputty, S.Th., (Ketua IV). Enam pengurus dalam posisi anggota diantaranya; Pdm. Noce Mokar, S.H., Pdt. Erwin Hape, S.Si.Teol., Pdt. Hans Maarende, S.Th., Pdt. Ferdy Bona, S.Si., RD. Christianus M. Ohoiwutun, S.Fil., dan Pdt. Denilson Maindjanga, S.Th.,
Dalam sambutan Ketua Umum MPH PGIW Maluku Utara, Pdt. Prof. Dr. Julianus Mojau, M.Th., berterimakasih atas kesediaan hati gereja-gereja di Kabupaten/Kota untuk ada dalam gerakan oikumenis (ke-esa-an) di Maluku Utara dan Indonesia secara umum. "Atas kesediaan hati itu, kami harus menyampaikan bahwa secara historis, terbentuknya PGI di Indonesia bukan untuk memperkuat identitas gereja, tetapi sebagai tanggung-jawab moral-sosial gereja di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara". Karena itu, kepada PGID-PGID yang telah terbentuk, kiranya dapat menjadi wadah yang esa (oikimenis) di tengah pergumulan bangsa dan negara di Indonesia.
Pelantikan lima PGID di Maluku Utara ini dihadiri oleh Pemda Halmahera Utara, Drs. Fredrik Nelson Sahetapy, S.IP., M.H., sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan, Kasie Bimas Kristen Halmahera Utara, Bpk. Heidelberg Loleng, S.Ag., Ketua FKUB Halmahera Utara Bpk. Hery Hiorumu, S.H., Ketua PGPI Wilayah Maluku Utara, Pdt. Dr. Theo Kumendong, M.Th., Ketua PGLII Wilayah Maluku Utara, Bpk. Dubel M. Djuangalenge, S.E., M.Pd., Kabid Bimas Kristen Maluku Utara, Bpk. Hans Luther Tongo-Tongo, S.Ag., M.Si., dan MPH PGIW Maluku Utara. (Red/oje_epily)

