-->

Notification

×

Iklan

PT BNP Resmi Kelola Pasar Baru Cicalengka, Awal Era Pasar Rakyat Modern

14 Jan 2026 | Januari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-14T08:35:18Z
ASPIRASI JABAR || BANDUNG — PT Bangun Niaga Perkasa (BNP) resmi memulai pengelolaan Pasar Baru Cicalengka dengan menggelar kegiatan syukuran dan santunan anak yatim, sebagai tanda dimulainya era baru tata kelola pasar rakyat yang lebih tertib, bersih, aman, dan modern. Rabu (14/1/2026)
 
"Acara Kegiatan yang berlangsung dilantai 2 pasar berjalan khidmat denhan dihadiri para tamu undangan, Camat Cucu Hidayat nampak hadir diacara tersebut, kabid Perimdag, Danramil, Kapolsek Cicalengka dan beberapa tamu penting di kesempatan tersebut.

Acara diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Kemudian diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial PT BNP sekaligus ikhtiar memohon keberkahan dalam menjalankan amanah pengelolaan pasar.
 
Dalam sambutannya Direktur Utama PT Bangun Niaga Perkasa Haji Engkus Kusnadi menegaskan bahwa pengelolaan Pasar Baru Cicalengka tidak hanya berorientasi pada bisnis semata, namun juga mengedepankan aspek sosial, kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

"Hari ini bukan sekadar serah terima pengelolaan, tapi menjadi awal niat besar kami untuk membangun Pasar Cicalengka sebagai pasar yang tertib, bersih, nyaman, dan aman, serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman,” ujar Haji Engkus
 
Dalam penyampaiannya PT BNP akan melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari penataan pedagang, kebersihan lingkungan, penguatan sistem keamanan, hingga pengembangan layanan berbasis digital.
 
“Kami menyadari bahwa era digital sudah tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, kami sedang menyiapkan sistem transaksi pasar berbasis online agar pedagang bisa menjangkau pembeli lebih luas, tidak hanya yang datang langsung ke pasa, tandasnya.
 
Terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) diseputaran lingkungan pasar, Haji Engkus menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan penertiban secara sepihak, melainkan dengan pendekatan persuasif dan menyiapkan solusi yang manusiawi.
 
“PKL adalah bagian dari denyut ekonomi rakyat. Maka penataan akan kami lakukan dengan menyiapkan solusinya dan komunikasi yang baik agar mereka tetap bisa berdagang tanpa mengganggu ketertiban dan kenyamanan pasar,” jelasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Haji Engkus juga memohon dukungan penuh dari seluruh unsur Forkopimcam Cicalengka, Dinas Perhubungan, UPT Pasar, pemerintah desa, serta seluruh stakeholder pasar untuk bersama-sama membangun Pasar Cicalengka agar kembali ramai dan menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat jangan kalah dengan pasar berbasis digital.
 
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. butuh sinergi Forkopimcam, Dishub, UPT Pasar, pemerintah desa, pedagang, dan unsur masyarakat agar Pasar Cicalengka bisa kembali hidup, dengan tatanan pengeloaan yang tertib, bisa menjadi kebanggaan bersama warga Cicalengka,” pungkasnya.
 

×
Berita Terbaru Update